Bondowoso, Tempotimur.com – Gunung Raung, salah satu gunung api aktif di Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan terjadi erupsi pada Sabtu pagi (7/6) pukul 07.19 WIB.
Erupsi ini memuntahkan kolom abu setinggi ±400 meter di atas puncak atau sekitar 3.732 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu yang berwarna kelabu pekat tampak jelas dari kejauhan, dengan arah sebaran condong ke barat laut.
Seismograf mencatat aktivitas tremor menerus yang menunjukkan bahwa proses erupsi masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa saat ini Gunung Raung berada pada Status Level II (Waspada).
Masyarakat di sekitar gunung, termasuk para pendaki dan wisatawan, dilarang mendekati kawah dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga diimbau untuk tidak bermalam di sekitar kaldera maupun menuruni kawasan kawah demi keselamatan.
“Pantauan kami melalui Pos Pengamatan Gunungapi Raung menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan sejak dini hari. Tremor menerus masih terekam, dan ini mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik belum mereda,” ujar petugas PVMBG dalam pernyataan resminya.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak langsung terhadap permukiman warga. Namun, PVMBG terus memantau perkembangan dan akan memberikan pembaruan berkala melalui laman resmi magma.esdm.go.id.
Waspada dan Tetap Tenang
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti semua arahan dari instansi terkait.
Bagi warga yang tinggal di sekitar lereng barat laut, disarankan untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari paparan abu vulkanik.
Erupsi Gunung Raung menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam, terutama di wilayah rawan aktivitas vulkanik seperti Jawa Timur.
Penulis : Suk



















