KPAD Batu Bara Tangani Kasus Anak Hilang

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara — Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Batu Bara mengambil langkah cepat dalam menangani kasus dugaan hilangnya seorang anak berusia 13 tahun bernama Zeni Sintya Bella.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari KPAD Batu Bara yang diwakili oleh Komisioner Rudy Harmoko, SH, didampingi Komisioner Triansyah, SP, serta staf KPAD Chandra, dengan mendampingi ibu korban, Umi Kalsum, dalam proses pelaporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Batu Bara. Jumat (14/02/2025).

Kronologi Kejadian

Zeni Sintya Bella, yang lahir di Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, dilaporkan menghilang sejak 11 Februari 2025. Pada hari itu, ia berangkat ke sekolah seperti biasa tanpa menunjukkan tanda-tanda adanya masalah.

Namun, sebelum masuk kelas, Zeni sempat ingin menitipkan tasnya kepada sepupunya, tetapi permintaan itu ditolak. Setelah itu, ia pergi tanpa ada kejelasan ke mana arahnya.

Baca Juga  Momentum Imlek Satu Warga Binaan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Terima Remisi Khusus

Satu jam berlalu, namun Zeni tak juga masuk ke dalam kelas. Guru-gurunya pun mulai curiga dan memutuskan untuk mengunjungi rumahnya guna memastikan keberadaannya.

Sayangnya, orang tua Zeni juga tidak mengetahui dimana anaknya berada. Hingga sore dan malam hari, Zeni tak kunjung pulang, menimbulkan kecemasan yang mendalam bagi keluarganya.

Tiga hari berlalu tanpa kabar sedikit pun dari Zeni. Merasa khawatir dengan keselamatan anaknya, Ibu Umi Kalsum akhirnya mendatangi Kantor KPAD Batu Bara yang berlokasi di Jalan Juanda, Lingkungan IX, Kelurahan Lima Puluh.

Kedatangannya bertujuan untuk meminta pendampingan dalam melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian, mengingat KPAD memiliki peran penting dalam perlindungan hak-hak anak.

Setelah menerima laporan tersebut, KPAD Batu Bara segera mengambil langkah aktif dengan mendampingi keluarga korban ke Polres Batu Bara untuk melaporkan kejadian ini secara resmi.

Baca Juga  Ketua DPRD Murung Raya Gelar Open House Idul Fitri 1447 H, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

KPAD berharap agar pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan intensif guna menemukan keberadaan Zeni Sintya Bella yang sudah beberapa hari belum pulang kerumah.

Komisioner KPAD Batu Bara, Rudy Harmoko, SH, menegaskan bahwa kasus ini harus ditangani dengan serius dan cepat, mengingat anak di bawah umur yang hilang berpotensi menjadi korban tindak kejahatan.

“Kami berharap aparat kepolisian untuk bergerak cepat dalam mengungkap keberadaan Zeni. Kasus seperti ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terulang kembali di masa mendatang,” ujar Rudy Harmoko.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan awal, termasuk mengumpulkan informasi dari pihak keluarga, sekolah, dan orang-orang di sekitar lingkungan tempat tinggal korban.

KPAD Imbau Masyarakat untuk Waspada

Baca Juga  Ketum PW Fast Respon Nusantara Tegaskan Sanksi Royalty atas Penyalahgunaan Logo

Dalam kesempatan ini, KPAD Batu Bara juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama dalam lingkungan sekolah dan pergaulan sehari-hari.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi dan melindungi anak-anak. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar bisa ditindaklanjuti lebih awal,” tambah Triansyah, SP

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian bersama KPAD Batu Bara masih terus melakukan upaya pencarian dan penyelidikan terkait hilangnya Zeni Sintya Bella.

KPAD Batu Bara berharap masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan Zeni dapat segera melaporkannya ke kepolisian atau KPAD Batu Bara.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya perlindungan anak serta kewaspadaan dalam memastikan keselamatan mereka di lingkungan sekitar.” tutup Rudi. (….)

Berita Terkait

Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
Bupati Baharuddin Terima Penghargaan Sahabat Pers di Pelantikan JMSI Batu Bara
Wakil Bupati Murung Raya Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan Publik
Plh Wali Kota Tanjung Balai Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Bupati Batu Bara Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Rahmanto Muhidin-Dina Maulidah Hadiri Resepsi Pernikahan Warga di Muara Bakanon
Pemkab Murung Raya Kembali Raih Opini WTP dari BPK LKPD 2025

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:38 WIB

Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:27 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:04 WIB

Bupati Baharuddin Terima Penghargaan Sahabat Pers di Pelantikan JMSI Batu Bara

Senin, 1 Juni 2026 - 21:26 WIB

Wakil Bupati Murung Raya Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 16:44 WIB

Plh Wali Kota Tanjung Balai Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terbaru

Opini

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:52 WIB

You cannot copy content of this page