INALUM dan Rumah BUMN Samosir Hadirkan Produk Kreatif Bahan Baku Eceng Gondok dari Sumatera Utara

- Penulis

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Samosir | TempotimuR.com –  PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM berkolaborasi bersama Rumah BUMN Samosir menghadirkan produk kreatif UMKM berbahan baku Eceng Gondok. Program ini berhasil memberdayakan kelompok masyarakat dari segmen Ibu Rumah Tangga sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarganya.

Corporate Secretary INALUM Mahyaruddin Ende menyebut produk UMKM bahan baku eceng gondok ini merupakan sarana kreatifitas masyarakat sekitar yang berhasil dimonetize sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar. Ia berharap bisa terus menjadi rekan kolaborasi dari para pelaku UMKM sehingga bisa naik kelas dan mampu lebih kompetitif di pasar modern.

“Produk kreatif dari Eceng Gondok ini harus bisa lebih inovatif dan kompetitif di pasar modern saat ini. Kami dari INALUM berkomitmen untuk menjadi rekan pemerintah Indonesia dalam menciptakan UMKM naik kelas dengan program-program kreatif. Kami juga berharap bahwa kelompok masyarakat yang terlibat dalam program UMKM Eceng Gondok ini bisa mendapatkan manfaat yang lebih berkelanjutan,” ujar Mahyaruddin, Jumat (14/6).

Baca Juga  Urban Farming, Upaya Pemkab Batu Bara Kendalikan Inflasi Daerah

Usaha ini berdiri di akhir tahun 2023 yang beralamat di desa Sitanggang bau kec. Pangururan, kab. Samosir. Usaha ini dinamai Koperasi Bank Eceng Gondok. Penggunaan nama Koperasi Bank Eceng Gondok terinspirasi dari Bank Sampah dan rencananya UMKM ini kedepan akan membuat kelompok seperti Bank Sampah dan akan memberikan edukasi kepada kelompok tersebut.

Eceng gondok merupakan tumbuhan ari yang dimana banyak terdapat di perairan tawar seperti di kawasan danau Toba. Tumbuhan ini biasanya terlihat mengapung di atas air dan menutupi sinar matahari yang akan masuk ke dalam parairan. Proses pertumbuhan eceng gondok ini sangat cepat sehingga merusak kebersihan di sekitar kawasan danau Toba.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM di Halsel Aman

Pelaku UMKM bernama Sumondang Tabita Nainggolan dan Murni Asima Sitanggang yang merupakan UMKM binaan Rumah BUMN Inalum Samosir membuat sebuah ide dari tanaman ini yang dimana sebelumnya eceng gondok dari danau toba ini sudah pernah ditawarkan oleh petani kopi untuk mendapatkan pupuk dari eceng gondok, namun tidak terlaksana karena kurangnya alat dan minimnya edukasi pembuatan pupuk. Maka dari itu UMKM tersebut mengalihkannya menjadi ekonomi kreatif dan muncullah produk sendal hotel eceng gondok, mengingat tingkat hunian hotel meningkat sejak awal tahun 2023. Dan seiring berjalannya waktu muncullah turunan dari produk ini yaitu cover book eceng gondok. Dengan visi yang kuat yaitu memperdayakan IRT yang tidak bekerja dan dimana IRT pun mampu membantu untuk menopang perekonomian keluarga.

Proses pembuatan sendal eceng gondok ini sedikit rumit dari pembuatan sendal biasanya, dimulai dari memilih batang eceng gondok yang masih bagus, dan melakukan pengeringan dengan durasi 7-8 hari dimana prosesnya sampai benar –benar kering yang ditandai dengan warna coklat matang, kemudian menghaluskan dengan menggunakan mesin penghalus dan menganyam secara manual membentuk tikar. Setelah proses selesai masuklah ke tahap membentuk pola dan terakhir ke tahap finishing yaitu menjahit pola menggunakan mesin jahit.

Baca Juga  Walikota Tanjungbalai Hadiri Acara Gebyar dan Gathering HNI di Aula Dinas Pendidikan

Pemasaran yang dilakukan untuk memasarkan produk ini melalui platform media sosial yaitu instagram dan marketplace yaitu Tiktok shop. Selain pemasaran melalui online UMKM ini juga sering mengikuti pameran yang dilakukan di sekitaran kabupaten Samosir. Harga sendal eceng gondok ini mulai dari harga Rp.6.000/pcs sampai dengan harga Rp.10.000/pcs sedangkan cover book dengan harga Rp.35.000/pcs.

–Dani–

Berita Terkait

Direksi INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Nasional Lewat Studi Visit ke Smelter Freeport Indonesia
INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Kinerja Positif 2025, Pelindo Tingkatkan Kontribusi kepada Negara Menjadi Rp7,81 Triliun
PELNI Fakfak Perkuat Konektivitas dan Distribusi Logistik, Siapkan KM Umsini Singgah di Fakfak
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Sabolah Al Kalamby Ditunjuk Jadi Komisaris MGPA, Siap Perkuat Dampak Ekonomi Mandalika bagi Masyarakat NTB
Wakil Walikota Tanjung Balai Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kelengkapan KDMP/KKMP
Pgs Pemimpin BANK Papua Cabang Fakfak Pastikan Pelayanan Perbankan Tahun 2026 Berjalan Lancar

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58 WIB

Direksi INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Nasional Lewat Studi Visit ke Smelter Freeport Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 11:54 WIB

INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:28 WIB

Kinerja Positif 2025, Pelindo Tingkatkan Kontribusi kepada Negara Menjadi Rp7,81 Triliun

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:23 WIB

PELNI Fakfak Perkuat Konektivitas dan Distribusi Logistik, Siapkan KM Umsini Singgah di Fakfak

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:27 WIB

Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia

Berita Terbaru

Polri

Polres Tanjungbalai Beri Pengamanan Jamaah Ibadah

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:28 WIB

News

Syukuran Hari Jadi Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya

Minggu, 2 Agu 2026 - 17:42 WIB

You cannot copy content of this page