
FAKFAK — Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., mengajak generasi muda di Kampung Weri, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, mempersiapkan diri sejak dini untuk mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Ajakan tersebut disampaikan saat Dandim didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak Koorcab Rem 182 PD XVIII/Kasuari, Ny. Bia Wahlin, melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi di Koramil 1803-03/Fakfak Timur, Distrik Weri, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dandim bertemu dengan Kepala Kampung Weri, Marten Sutadi Fuad, beserta Badan Permusyawaratan Kampung (Baperkam).
Pertemuan itu tidak hanya bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai persyaratan serta tahapan penerimaan calon prajurit TNI AD.
Wahlin menegaskan bahwa setiap calon prajurit harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan, mulai dari pendidikan, administrasi, kesehatan hingga kemampuan fisik. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara matang dan tidak boleh mengabaikan keselamatan maupun masa depan generasi muda.
“Persiapkan pendidikan, kesehatan, fisik, mental, dan administrasi sejak dini. Jangan sampai keinginan menjadi anggota TNI justru mengabaikan keselamatan dan masa depan anak,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan komitmen Kodim 1803/Fakfak untuk membantu putra-putri Papua mempersiapkan diri menghadapi seleksi penerimaan TNI AD melalui pembinaan dan pendampingan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kesempatan menjadi prajurit TNI harus dimanfaatkan melalui persiapan yang benar, disiplin, dan kemampuan diri, bukan dengan mengabaikan aturan penerimaan.
Sementara itu, Kepala Kampung Weri Marten Sutadi Fuad menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dandim bersama Ketua Persit. Ia berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah Fakfak Timur.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda Papua agar memiliki kesiapan, disiplin, dan semangat dalam meraih cita-cita.
Penulis: Amatus Rahakbauw K



