
Fakfak – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., meninjau tahap awal pengerjaan sumur bor di Jalan Yos Sudarso, Wagom, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (20/10/2026).
Pengeboran menghadapi kendala berupa lapisan batu cadas yang keras sehingga membutuhkan penanganan teknis khusus.
Peninjauan yang didampingi Danramil Fakfak tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan sumur bor dalam Program Karya Bakti Skala Besar Kodim 1803/Fakfak berjalan sesuai rencana.
Pada tahap awal pengerjaan, tim pelaksana harus menghadapi lapisan batu cadas yang berlapis dan sulit ditembus. Kondisi geologis tersebut menjadi tantangan tersendiri sehingga proses pengeboran membutuhkan ketelitian, penyesuaian teknis, dan kerja ekstra.
Meski menghadapi kendala, pembangunan sumur bor tetap diupayakan agar dapat diselesaikan sesuai target. Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman menegaskan bahwa hambatan di lapangan tidak boleh menyurutkan semangat personel dalam melaksanakan program yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, setiap kendala dalam pengerjaan harus dihadapi melalui evaluasi dan penyesuaian teknis yang tepat agar proses pembangunan berlangsung dengan baik dan aman.
Pembangunan sumur bor di wilayah Wagom merupakan bagian dari Program Karya Bakti Skala Besar Kodim 1803/Fakfak.
Program tersebut mencakup rehabilitasi 34 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 41 titik sumur bor, pembangunan 16 unit mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi dua masjid dan dua gereja di wilayah Kabupaten Fakfak.
Program ini merupakan bentuk kontribusi TNI Angkatan Darat dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar.
Kodim 1803/Fakfak berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan secara optimal. Meski terkendala lapisan batu cadas, pengerjaan sumur bor di Wagom diharapkan terus berlanjut melalui langkah teknis yang tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Penulis : Amartus Rahakbauw K






