MANOKWARI — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny. Juliana A. Mandacan, menghadiri ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Gereja GKI Betel Bremi di Distrik Pantura, Manokwari Utara, Minggu (26/7/2026).
Dalam sambutannya, Dominggus Mandacan mengenang awal keterlibatannya bersama Jemaat GKI Betel Bremi saat menjabat sebagai Bupati Manokwari. Ia mengatakan, dua pekan setelah dilantik sebagai bupati, dirinya melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori yang berada di belakang gereja.
Kini, sebagai Gubernur Papua Barat, ia kembali hadir untuk memulai pembangunan gedung gereja baru dan optimistis akan kembali meresmikannya setelah selesai dibangun.
“Saya yakin nanti ketika gedung gereja ini selesai dibangun, saya juga yang akan datang meresmikannya,” ujar Dominggus.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah ibadah tidak hanya bergantung pada dukungan dana, tetapi juga pada semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh jemaat.
Dominggus mengajak setiap warga jemaat untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, baik dalam pekerjaan pondasi, pembuatan batako, maupun pekerjaan pembangunan lainnya.
“Setiap orang memiliki keahlian. Mari kita gunakan kemampuan itu untuk membangun gereja ini. Ketika kita bekerja untuk Tuhan, berkat itu juga akan kembali kepada kita dan keluarga,” katanya.
Ia menilai keterlibatan aktif jemaat akan mempererat persaudaraan sekaligus mengurangi biaya pembangunan, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.
Meski Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini menerapkan efisiensi anggaran, Dominggus menegaskan pemerintah tetap berkomitmen mendukung pembangunan Gereja GKI Betel Bremi.
Sebagai bentuk dukungan, keluarga Dominggus Mandacan menyerahkan bantuan 500 sak semen. Sementara itu, Ketua TP-PKK Papua Barat, Ny. Juliana A. Mandacan, memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta, dua perangkat pembaptisan, serta satu perangkat perlengkapan persembahan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Pekerja Klasis GKI di Tanah Papua Klasis Manokwari, Pdt. Melkianus Warfandu, turut menyerahkan bantuan berupa 50 sak semen dan dana sebesar Rp5 juta.
Dalam pesannya, Pdt. Melkianus mengatakan pembangunan gedung gereja bertujuan menyediakan sarana ibadah yang lebih layak bagi jemaat.
Ia mengajak seluruh warga gereja untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Panitia Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI Betel Bremi, Pdt. Cristian Beay, menjelaskan bahwa pembangunan gedung gereja merupakan tindak lanjut dari keputusan Sidang Jemaat Tahun 2023 yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan panitia pembangunan.
Menurutnya, gedung gereja yang baru akan menjadi pusat ibadah, pembinaan iman, pelayanan, serta berbagai kegiatan sosial yang mempererat persekutuan dan kasih di tengah jemaat.
Gedung Gereja GKI Betel Bremi direncanakan memiliki ukuran 36 meter x 15 meter. Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu menunjang pelayanan yang semakin baik bagi Jemaat GKI Betel Bremi dan masyarakat di wilayah Pantura, Manokwari Utara.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K










