FAKFAK — Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri Apel Pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Fakfak Tahun 2026 di Stadion 16 November Fakfak, Jumat (17/7/2026).
Apel pembukaan dipimpin Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., sebagai tanda dimulainya pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak Arobi Hindom, S.Sos., M.Si., Asisten I Setda Fakfak Arif Husain Rumagesan, S.Sos., M.AP., Kabag SDM Polres Fakfak AKP Umar Atmajaya, S.H., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak Donald Samuel Handri Wenggi, S.T., M.M., para pelatih, pembina, serta seluruh calon anggota Paskibraka Kabupaten Fakfak Tahun 2026.
Dalam amanatnya, Bupati Samaun Dahlan mengatakan para peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Fakfak yang telah melewati proses seleksi secara objektif dan kompetitif. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta menjaga semangat kebersamaan.
Menurut Bupati, pemusatan pendidikan dan pelatihan tidak hanya bertujuan mempersiapkan peserta menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, integritas, rasa tanggung jawab, dan semangat nasionalisme sebagai bekal di masa depan.
Kehadiran Kapolres Fakfak dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa cinta tanah air.
Polri memandang pembinaan generasi muda sebagai investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang disiplin, tangguh, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Melalui program Paskibraka, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan tata upacara dan baris-berbaris, tetapi juga ditempa untuk memiliki mental yang kuat, kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pada akhir kegiatan, dilakukan penyematan jaket dan topi kepada perwakilan calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya pemusatan pendidikan dan pelatihan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh seluruh peserta.
Pemusatan pendidikan dan pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Fakfak yang sukses menjalankan tugas sebagai pengibar Sang Merah Putih sekaligus menjadi generasi penerus yang berprestasi, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K









