
Tanjung Balai — Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim didampingi Kadis PUTR Tety Juliani Siregar meninjau langsung progres rehabilitasi jembatan yang berada di Jalan Prof. Dr. Ir Sutami, Kelurahan Pulo Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kamis (01/10/2026).
Pembangunan jembatan tersebut bersumber dari APBD Kota Tanjung Balai Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Balai dalam memastikan proyek infrastruktur berjalan tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Di hadapan Wali Kota Mahyaruddin, Warga yang tinggal sekitaran lokasi menjelaskan kondisi jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting masyarakat terutama yang tinggal di lingkungan I dan lingkungan III Kelurahan Pulo Simardan. Kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga bagian konstruksinya banyak yang keropos.
Mendengar kondisi tersebut, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mahyaruddin juga berdialog langsung dengan masyarakat sekitar. Warga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Tanjung Balai terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.
Rehabilitasi Jembatan diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya memperlancar mobilitas warga di wilayah Pulo Simardan maupun daerah sekitarnya.
Pemko Tanjung Balai terus mendorong pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan, tidak hanya di pusat kota tetapi juga di wilayah pinggiran. Program perbaikan jalan, peningkatan drainase, serta pembangunan jembatan menjadi fokus utama dalam mengurangi titik-titik rawan banjir dan mobilitas warga.
Mahyaruddin menegaskan bahwa Pemko Tanjung Balai akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proyek pembangunan agar hasilnya sesuai standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Untuk rehabilitasi jembatan ini, saya berharap kontraktor dalam pengerjaannya dapat menyelesaikan tepat waktu di bulan Desember tahun ini sesuai terget penyelesaian yang ditetapkan.
“Kami ingin pembangunan di Kota Tanjung Balai tidak hanya cepat selesai, tetapi juga kuat dan tahan lama. Semua ini demi pelayanan terbaik untuk warga,” pungkasnya.
Penulis : Tfq







