Pemko Tanjung Balai Sidak Sejumlah Toko Bangunan Pasca Kelangkaan Semen

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TANJUNG BALAI — Pemerintah Kota Tanjung Balai melakukan inspeksi ke sejumlah toko bangunan di Kota Tanjung Balai, diantaranya toko bangunan Sinar Buana dari Jalan S Parman, Toko Bangunan Sinar Makmur di Jalan Teuku Umar, hingga Toko Bangunan Tunas Mandiri dan Sinar Family di Jalan Alteri, Kota Tanjung Balai.

Dalam keterangannya, Asisten Ekbang Tajul Abrar mengaku, saat ini memang ada pengurangan dari pihak distributor ke pengecer di Kota Tanjung Balai.

Dimana, pengecer yang biasanya mendapatkan pasokan semen 1.600 sak perpekan, kini hanya mendapatkan 800 sak semen perpekan.

“Biasanya seminggu dua kali, kini seminggu hanya satu kali. Jadi barang berkurang. Selain itu, ada juga kenaikan harga,” kata asisten Ekbang, Tajul Abrar, Senin (6/7/2026).

Ia mengaku, setelah turun kelapangan untuk mengecek langsung, didapati permasalahan terjadi murni pada distributor yang tidak mengirim semen ke wilayah Tanjung Balai secara maksimal.

“Kita belum tau dari distributor apa masalahnya, kalau kata pemilik panglong tadi ada di kapal. Karena minyak naik, distribusipun dengan kapal jadi berkurang,” terangnya.

Kendati begitu, ia juga mengaku bahwa saat ini Pemko Tanjung Balai akan mencari solusi agar pendistribusian semen di Kota Tanjung Balai kembali lancar.

Sejumlah toko bangunan yang didatangi, hampir memiliki keluhan yang sama. Mulai dari sulitnya mendapatkan semen, hingga harga semen yang mahal.

Sementara itu, di sejumlah toko bangunan di Kota Tanjung Balai, sudah kini sulit dapati adanya stok semen yang tersedia.

Tety, pemilik panglong Sinar Family, mengaku sejak dua pekan terakhir semen memang sulit untuk didapat.

Terlebih, saat ini Kota Tanjung Balai hanya memiliki satu pemasok saja dari Belawan, Sumatera Utara.

“Sejak dua Minggu inilah. Dua Minggu ini susah untuk dapat semen, kamipun dapat dari Asahan, Batubara dengan harga yang tinggi,” kata Tetty pemilik panglong Sinar Family.

Lanjutnya, karena mengambil tidak di distributor, maka harga melambung tinggi. “Seperti kami ini, sekarang ambil di Sei Balai, mereka jual ke masyarakat 90, kami minta juga 200 sak, cuma di kasih 20 sak,” ungkapnya.

Ia mengaku, nyawa dari toko bangunan adalah semen. Sebab, semen menjadi pondasi orang untuk belanja lainnya.

Selain itu, Hadut, pemilik toko bangunan Tunas Mandiri di Jalan Alteri, Kota Tanjung Balai mengaku memang ada pengurangan dari pihak distributor ke pengecer di Kota Tanjung Balai.

Menurutnya, pengurangan ini terjadi sejak sebulan terakhir. Yang semula dalam sepekan dapat pasokan 1.600 sak semen, kini hanya 800 sak semen.

“Memang masuk berkurang dari yang semula seminggu itu masuk dua truk, sekarang cuma masuk sekali,” kata Hadut.

Selain itu, dengan sikitnya barang ini, harga juga berangsur naik hingga kini menembus harga Rp 80 ribu. ..(Tfq)

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Bupati Batu Bara dan Wakil Apresiasi Dukungan Kemensos RI di Puncak Bakti Sosial Terintegrasi
Wali Kota Tanjung Balai Sampaikan Sejumlah Pesan Penting di Rakorpem
Pemko Tanjung Balai Berlakukan Penghapusan Denda PBB-P2 Otomatis Mulai 2014 s/d 2025 Bagi Seluruh Wajib Pajak
Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim: PRSU ke-50 Ajang Promosi Produk Unggulan
Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Singgung Masalah TKD
Bupati Batu Bara Hadiri Welcome Dinner HUT APKASI dan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang
Dari 50 Miliar Hanya Terserap 2 Miliar, Padahal Banyak Orang Sakit, Mandacan: Kalau Tak Mampu Mundur Saja
Wali Kota Tanjung Balai dan Ketua TP-PKK Hadiri Pembukaan ICE 2026 Dorong Sinergi Antarkota

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:32 WIB

Bupati Batu Bara dan Wakil Apresiasi Dukungan Kemensos RI di Puncak Bakti Sosial Terintegrasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:14 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Sampaikan Sejumlah Pesan Penting di Rakorpem

Senin, 6 Juli 2026 - 22:46 WIB

Pemko Tanjung Balai Berlakukan Penghapusan Denda PBB-P2 Otomatis Mulai 2014 s/d 2025 Bagi Seluruh Wajib Pajak

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim: PRSU ke-50 Ajang Promosi Produk Unggulan

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:28 WIB

Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Singgung Masalah TKD

Berita Terbaru

Internasional

Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto

Selasa, 7 Jul 2026 - 09:43 WIB

You cannot copy content of this page