MANOKWARI — Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke-XIV pada 18–28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat, masyarakat diingatkan untuk menjaga sikap, keamanan, dan nama baik daerah di tengah kedatangan ribuan tamu dari seluruh Indonesia.
Penegasan ini disampaikan oleh Ibu Pdt. Emma E.J. Wanma saat dikonfirmasi jurnalis TempoTimur.com melalui WhatsApp pada Rabu (22/4/2026) pukul 09.26 WIT.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan menjadikan Manokwari sebagai tuan rumah merupakan kehormatan besar yang harus dijaga bersama, bukan justru dicoreng oleh perilaku negatif masyarakat.
“Puji Tuhan, ini kesempatan besar. Tapi jangan sampai kita sendiri yang merusak nama baik Manokwari. Kita harus jaga kota ini,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran peserta dari 38 provinsi akan membuat Manokwari dipadati tamu. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya ramah, tetapi juga disiplin dan menjaga ketertiban.
“Saya tegaskan, jangan ada mabuk-mabukan, penjambretan, pencurian, atau tindakan kriminal lainnya. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi soal harga diri orang Papua sebagai tuan rumah,” ujarnya dengan nada serius.
Ia mengingatkan bahwa kesan yang dibawa para tamu setelah kembali ke daerah masing-masing akan sangat bergantung pada sikap masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Kalau kita baik, dunia akan lihat Papua baik. Tapi kalau kita lalai, dampaknya besar untuk nama daerah ini,” tambahnya.
Selain itu, ia tetap memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, khususnya Gubernur, dan Pemerintah Kabupaten Manokwari atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras dan melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk melakukan renovasi fasilitas penginapan di kawasan Sowi Gunung untuk menampung kontingen peserta.
“Kami berterima kasih karena dilibatkan. Ini bukti bahwa Pesparawi membawa dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia berharap seluruh pihak, baik panitia maupun masyarakat, dapat bekerja sama menjaga keamanan dan kelancaran acara, sehingga Pesparawi Nasional XIV berjalan sukses, aman, dan menjadi kebanggaan bagi Papua Barat.
Penulis : Amatus Rahakbauw K





















