Pemko Tanjung Balai Percepat Penyelarasan Program 3 Juta Rumah untuk MBR.

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TANJUNG BALAI — Pemerintah Kota Tanjung Balai terus mempercepat penyelarasan Program 3 Juta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Tanjung Balai (8/4/2026) di Aula Baperida Kota Tanjung Balai.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina, Kepala Balai P3KP Sumatera II Wahyu Adi Satriawan beserta jajaran, serta perwakilan sektor perbankan, di antaranya BNI dan Bank Sumut

Turut hadir Kepala Dinas Perkim Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Lubis, sejumlah pengembang perumahan seperti PT Global Gemerlang, PT Sukses Tiga Saudara, PT Mutiara Ananda Prima, dan PT Yazid Azzidan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Tety Juliana Siregar, Kepala Baperida Kota Tanjung Balai Mariani, serta perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera Utara.

Baca Juga  Kunker Ke Kementrian PUPR, Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Proposal Penanganan RTLH

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antar-stakeholder, terutama dalam mengintegrasikan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, mempercepat proses perizinan, serta memperkuat dukungan pembiayaan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi

Menurutnya, skema pembiayaan tersebut menjadi salah satu fokus utama untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai P3KP Sumatera II Wahyu Adi Satriawan menegaskan pentingnya konsistensi penerapan regulasi dalam Program 3 Juta Rumah guna menjamin kualitas pembangunan, ketepatan sasaran, dan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Ia mengingatkan, tanpa konsistensi, program tersebut berisiko mengalami penyimpangan, penurunan kualitas, serta melemahnya kepercayaan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Sambut Entry Meeting Pemeriksaan Interim LKPD TA 2025 BPK RI Perwakilan Sumut

Wahyu juga memaparkan peran Klinik PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) sebagai wadah konsultasi dan fasilitasi untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di sektor perumahan.

Sementara itu, pihak pengembang menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, di antaranya masih rendahnya kesiapan masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan akibat riwayat kredit bermasalah atau status blacklist pada sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pengembang juga menyoroti kondisi wilayah yang beragam sehingga penerapan anggaran dari pemerintah pusat tidak dapat digeneralisasi, khususnya untuk memastikan pembangunan rumah tetap memenuhi standar kelayakan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkim Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Lubis menegaskan pemerintah daerah akan menghadirkan solusi yang komprehensif melalui pendekatan kolaboratif.

Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan keuangan dan akses pembiayaan perumahan, sekaligus mendorong koordinasi intensif dengan pihak perbankan untuk memperluas peluang pembiayaan bagi MBR.

Baca Juga  Apel Perdana di 2025, Pj. Bupati Heri Imbau ASN Tingkatkan Pelayanan

Selain itu, pihaknya juga akan mengkaji penyesuaian kebijakan teknis yang lebih adaptif terhadap kondisi wilayah tanpa mengabaikan standar kualitas hunian.

“Kami berkomitmen menjembatani berbagai kepentingan stakeholder agar program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fadly Lubis.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Tanjung Balai berharap percepatan penyelarasan Program 3 Juta Rumah dapat berjalan efektif dan mampu menyediakan hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemko Tanjung Balai juga menegaskan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta sukses diimplementasikan di daerah tersebut.

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 
Pemko Tanjung Balai Sambut Kolaborasi Telkomsel Dorong Digitalisasi Sekolah
Menunggu Langkah Daerah, Penetapan Wilayah Tambang Papua Barat Belum Merata
Gubernur Papua Barat Bahas PI dan Gas dengan Menteri ESDM
Wakil Wali Kota Hadiri Rakor Pengembangan Program Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Bersih Narkoba Tahun 2026
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Buka Seleksi Paskibraka 2026
Bupati Batu Bara Tekankan Penguatan UMKM dan Akselerasi Pembangunan pada Musrenbang RKPD Kabupaten Batu Bara Tahun 2027
Bupati Batu Bara Hadiri RUPS Tahunan PT Bank Sumut Tahun Buku 2025

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:53 WIB

Pemko Tanjung Balai Percepat Penyelarasan Program 3 Juta Rumah untuk MBR.

Rabu, 15 April 2026 - 09:37 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 

Rabu, 15 April 2026 - 09:33 WIB

Pemko Tanjung Balai Sambut Kolaborasi Telkomsel Dorong Digitalisasi Sekolah

Selasa, 14 April 2026 - 14:04 WIB

Menunggu Langkah Daerah, Penetapan Wilayah Tambang Papua Barat Belum Merata

Sabtu, 11 April 2026 - 12:30 WIB

Gubernur Papua Barat Bahas PI dan Gas dengan Menteri ESDM

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page