TANGSEL — Dhanu Andri Kusuma, Kepala Biro salah satu Media Online sekaligus wirausahawan sukses, mengkritik habis-habisan kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dinilainya sangat mengecewakan.
Menurutnya, penanganan sampah dan infrastruktur jalan yang amburadul telah membuat warga sengsara, dengan tumpukan sampah menggunung di pinggir jalan hingga memicu banjir dan bau menyengat.
Masalah sampah di Tangsel kian parah sejak penutupan TPA Cipeucang akhir 2025, meninggalkan krisis yang dikeluhkan warga secara luas.
Dhanu menyoroti kelalaian Pemkot yang gagal mengelola anggaran Rp4,5 triliun, sehingga kesenjangan sosial makin lebar dan lingkungan warga terancam kesehatan.
Tak kalah ironis, jalan-jalan berlubang seperti di Ir H Juanda jadi “pembunuh senyap” bagi pengendara, dengan korban jatuh setiap hari akibat lubang dalam yang tergenang air.
Kritik Dhanu ini sejalan dengan keluhan warga yang merasa Pemkot lamban memperbaiki infrastruktur dasar, meski anggaran melimpah.
Dengan nada tegas, Dhanu mendesak Pemkot Tangsel untuk segera bertindak nyata, bukan sekadar seremoni.
Kritik ini menjadi panggilan bagi Wali Kota Benyamin Davnie terutama wakilnya yang notabenenya seorang pemuda, “kritikan saya jadikan moment energi untuk menjadikan kinerja lebih baik, agar Tangsel tak lagi jadi kota penuh janji kosong” Tutup Dhanu.
(red)



















