Gubernur Dominggus Mandacan: Pembangunan Papua Barat Masuki Fase Peradaban Kedua Berbasis Iman dan Adat

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TEMPO TIMUR, MANOKWARI —Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Papua Barat ke depan harus memasuki fase peradaban kedua yang berlandaskan nilai iman, kolaborasi sosial, dan penghormatan terhadap masyarakat adat.

Penegasan tersebut disampaikan Dominggus saat membuka Dialog Pembangunan dan Seminar dalam rangka 171 Tahun Pekabaran Injil di Tanah Papua, Selasa pagi (10/2/2026) WIT, di Manokwari. Kegiatan ini melibatkan unsur gereja, pemerintah, dan masyarakat adat, serta membahas peradaban kedua sebagaimana dinubuatkan oleh Domine I.S. Kijne.

Dominggus menyatakan, momentum 171 tahun Pekabaran Injil—yang dimulai sejak kedatangan Ottow dan Geissler di Pulau Mansinam pada 5 Februari 1855—merupakan titik awal transformasi peradaban orang Papua.

Baca Juga  Gubernur Dominggus Mandacan Ingatkan ASN Papua Barat untuk Disiplin dan Jadi Teladan

“Fondasi spiritual yang ditanamkan sejak awal telah membentuk karakter dan jati diri orang Papua hingga hari ini. Nilai iman harus tetap menjadi dasar dalam pembangunan,” ujar Dominggus.

Ia juga menyinggung nubuat Domine I.S. Kijne pada 1925 di Wasior tentang kebangkitan orang Papua untuk memimpin dirinya sendiri. Menurutnya, pesan tentang kejujuran, kesetiaan, dan ketaatan pada nilai moral harus menjadi kompas dalam pembangunan Papua Barat.

Dominggus menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen mewujudkan visi Papua Barat Astadiri (aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri) melalui pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan nilai kemanusiaan.

“Pembangunan bukan semata-mata fisik, tetapi pembangunan manusia yang berakar pada nilai iman dan kearifan lokal,” tegasnya.

Baca Juga  Kalapas Labuhan Ruku Teken Kerja Sama dengan Bawaslu Batu Bara 

Ia menilai dialog yang mempertemukan **tiga pilar utama—gereja, pemerintah, dan masyarakat adat—**memiliki makna strategis, terutama dalam mendukung implementasi Otonomi Khusus Papua Jilid II.

Menurut Dominggus, sinergi ketiga unsur tersebut penting untuk memastikan kebijakan pembangunan yang adil, humanis, berkelanjutan, serta menghormati hak-hak masyarakat adat.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan peluncuran buku Alkitab dan Konservasi Alam karya Prof. Dr. Sepus M. Fatem dan Pdt. Dr. Anthon Rumbewas. Dominggus menilai buku tersebut relevan dengan kondisi Papua Barat yang memiliki kekayaan hutan hujan tropis dan keanekaragaman hayati tinggi.

“Menjaga alam bukan hanya tanggung jawab ekologis, tetapi juga panggilan iman. Pembangunan harus seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Dominggus Mandacan Apresiasi Kejati Papua Barat pada HUT Kejaksaan ke-80 di Manokwari

Dominggus mengapresiasi panitia Peringatan HUT Pekabaran Injil ke-171 serta DPW FGM GKI Papua Barat atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap dialog ini menghasilkan rekomendasi konkret sebagai peta jalan pembangunan Papua Barat yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Percepat Realisasi 6.000 Titik Penerangan Jalan melalui Skema KPBU
Wali Kota Tanjung Balai Terima Audensi UPT Samsat Minta ASN Jadi Contoh Patuh Bayar Pajak Kendaraan
Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD
Pemkab Barito Utara Percepat Pembebasan Lahan untuk Pelebaran Jalan di Muara Teweh
Pemko Tanjung Balai Perkuat Komitmen Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dalam Memperingati HAN Ke 42
Wali Kota Tanjung Balai Cek Kondisi Gorong-gorong dan Drainase di Beberapa Lokasi Kecamatan TBS
Wali Kota Mahyaruddin Salim Ajak LASQI Majukan Seni Qasidah di Tanjung Balai 
Pemko Tanjung Balai dan Kanwil Kemenkum Sumut Jalin Kerjasama Perkuat Ekosistem Hukum 

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bupati Batu Bara Percepat Realisasi 6.000 Titik Penerangan Jalan melalui Skema KPBU

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:50 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Terima Audensi UPT Samsat Minta ASN Jadi Contoh Patuh Bayar Pajak Kendaraan

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:58 WIB

Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Barito Utara Percepat Pembebasan Lahan untuk Pelebaran Jalan di Muara Teweh

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Pemko Tanjung Balai Perkuat Komitmen Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dalam Memperingati HAN Ke 42

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page