Kadisdik Papua Barat Tekankan Kualitas Program Makan Bergizi di Sekolah: Harus Dilandasi Kasih dan Tanggung Jawab

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manokwari — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd, menegaskan pentingnya kualitas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Barnabas saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Senin sore, 9 Februari 2026, pukul 15.53 WIT.

Menurutnya, program makan bergizi merupakan kebijakan yang sangat baik dan strategis karena memiliki dua tujuan utama, yakni meningkatkan asupan gizi peserta didik serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya pengeluaran untuk makan dan minum anak-anak di sekolah.

“Saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat menilai program ini sangat baik karena tujuannya jelas, pertama untuk menambah gizi anak-anak, dan kedua untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Baca Juga  Fungsi dan Peran Pers dalam Demokrasi: Antara Kebebasan dan Tanggung Jawab

Namun demikian, Barnabas menekankan bahwa seluruh sekolah wajib menerima dan mendukung program tersebut, disertai dengan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan yang disediakan oleh pihak penyedia.

Ia secara tegas mengingatkan agar penyedia makanan tidak menjadikan program ini semata-mata sebagai ladang mencari keuntungan, melainkan harus dilandasi oleh rasa kasih dan tanggung jawab moral.

“Pengelola dan penyedia makanan harus bekerja dengan kasih, bukan hanya karena kepentingan uang. Jika seseorang bekerja dengan kasih, maka ia akan memperlakukan anak-anak itu seperti anaknya sendiri,” tegasnya.

Barnabas menilai, ketika penyedia makanan menganggap peserta didik sebagai anak sendiri, maka secara otomatis akan muncul tanggung jawab untuk menyajikan makanan yang layak, sehat, bersih, dan bergizi, bukan makanan yang sudah rusak, tercemar, atau berpotensi membahayakan kesehatan.

Baca Juga  Kunjungi Manokwari, Wapres Terima Aspirasi dari Laskar Gibran Papua Barat

“Jangan pernah memberikan makanan yang tidak layak. Anak-anak ini adalah manusia, mereka adalah generasi masa depan. Jika kita punya hati dan kasih, maka pelayanan terbaik pasti diberikan,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam program makan bergizi, mulai dari pengelola sekolah hingga penyedia makanan, dapat menjalankan tugasnya secara profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak-anak Papua Barat.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Mabes Polri Dalami Pihak Lain
DPR Sahkan Kapolri Baru, Komjen Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit
SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Musisi Papua Bawa Semangat Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Kapolri Sigit Hadiri Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha di Rembang
Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Mabes Polri Dalami Pihak Lain

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DPR Sahkan Kapolri Baru, Komjen Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit

Selasa, 29 September 2026 - 11:00 WIB

SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh

Minggu, 27 September 2026 - 10:05 WIB

Musisi Papua Bawa Semangat Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:39 WIB

Kapolri Sigit Hadiri Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha di Rembang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page