Agus Flores: Isu Narkoba di Lapas Disebut Fiktif dan Sarat Fitnah

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Belakangan ini media sosial diramaikan oleh perbincangan terkait aktor Ammar Zoni yang dikaitkan dengan dugaan peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

Isu tersebut menuai beragam tanggapan, termasuk dari Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores Kertabumi.

Agus Flores menilai tudingan yang beredar tersebut tidak memiliki dasar bukti yang kuat.

Menurutnya, pernyataan yang berkembang hanya sebatas testimoni sepihak dan tidak dapat dibuktikan secara hukum.

“Itu hanya testimoni, tidak bisa dibuktikan dengan bukti yang jelas. Dari dulu isu seperti ini kerap diarahkan ke lapas, tetapi tidak pernah ada bukti kuat,” tegas Agus Flores kepada media, Selasa (13/1).

Baca Juga  Agus Flores Bertolak ke Kalteng Fokus Kasus Hukum dan Tambang OC Kaligis

Agus yang berprofesi sebagai advokat itu menegaskan, sikapnya bukan untuk membela Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) maupun Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas).

Namun, ia menilai isu yang beredar cenderung mengarah pada fitnah dan berpotensi menjatuhkan nama baik pejabat negara tanpa dasar hukum yang jelas.

“Ini bukan soal membela siapa pun. Tapi kalau isu tanpa bukti dibangun dan disebarkan, itu sudah masuk ke ranah fitnah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Apabila terdapat bukti kuat adanya keterlibatan oknum di lingkungan lapas, maka Menteri Imipas dan Dirjenpas diyakini akan bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau memang ada bukti pasti, saya yakin Menteri Imipas dan Dirjenpas sangat tegas dalam menindak siapa pun yang terlibat,” katanya.

Baca Juga  Wakil Bupati Buka Festival Senam Kreasi Batu Bara Tahun 2025

Agus juga menduga isu tersebut sengaja digulirkan oleh pihak tertentu yang berkepentingan, termasuk jaringan kartel narkoba, untuk melemahkan dan merusak reputasi dua figur yang dinilainya selama ini dikenal tegas dalam pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Ini sengaja dibangun oleh oknum kartel mafia narkoba untuk menghancurkan dua figur yang selama ini sangat tegas,” pungkasnya.

Penulis : AF

Berita Terkait

INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah – Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
RUU Perampasan Aset Dipastikan Diketok 15 Desember 2026, Sahroni: Berantas Koruptor
Antisipasi Abu Vulkanik, SMA-SMK di Banten PJJ 3 Hari Mulai 7 September
Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup
Bareskrim Bongkar Jaringan Judol 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88, Transaksi Capai Rp1,03 Triliun
Kanit Reskrim Polsek Talawi dan Unit Lidik Amankan Pria Sedang Nunggu Pembeli Sabu
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Melerai Perkelahian, Anggota Bapera Batu Bara Dibacok Senjata Tajam: Pelaku Langsung Diringkus Polisi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah – Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI

Senin, 7 September 2026 - 13:14 WIB

RUU Perampasan Aset Dipastikan Diketok 15 Desember 2026, Sahroni: Berantas Koruptor

Minggu, 6 September 2026 - 23:28 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, SMA-SMK di Banten PJJ 3 Hari Mulai 7 September

Minggu, 6 September 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup

Jumat, 4 September 2026 - 18:52 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Judol 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88, Transaksi Capai Rp1,03 Triliun

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page