KNPI Papua Barat Desak Presiden RI Percepat Pelantikan Wakil Ketua DPR Papua Barat Fraksi Otsus

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Ketua DPD KNPI Papua Barat, Dr. Samy Dj Saiba, M.Si, secara tegas mendesak Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri untuk segera mempercepat pelantikan unsur Wakil Ketua DPR Papua Barat dari Fraksi Otonomi Khusus (Otsus).

Menurut Samy Dj Saiba, keterlambatan pelantikan tersebut telah menimbulkan ketidakpastian hukum serta berpotensi melemahkan legitimasi kebijakan strategis pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.

“Pelantikan unsur pimpinan DPR dari Fraksi Otsus bukan sekadar formalitas politik, tetapi merupakan amanat konstitusi dan Undang-Undang Otonomi Khusus. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum bagi Orang Asli Papua,” tegas Samy.

KNPI Papua Barat menilai bahwa keberadaan pimpinan DPR dari Fraksi Otsus sangat penting untuk menjamin representasi politik Orang Asli Papua, menjaga keseimbangan kelembagaan, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan berjalan inklusif, adil, dan berkeadilan.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Samy juga menegaskan bahwa percepatan pelantikan ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah pusat, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen negara dalam menghormati dan melaksanakan kekhususan Papua sebagaimana diamanatkan undang-undang.

“Kami meminta Presiden RI melalui Mendagri untuk segera mengambil langkah tegas dan cepat. Kepastian hukum adalah fondasi utama stabilitas pemerintahan dan keberlanjutan pembangunan di Papua Barat,” tutupnya.

KNPI Papua Barat menegaskan akan terus mengawal isu ini secara konstitusional demi menjaga marwah Otonomi Khusus dan masa depan Papua Barat yang adil, bermartabat, dan berdaulat.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page