Kasih Karunia Kristus yang Hidup dalam Manusia

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Yesus Kristus menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu salib pada usia tiga puluh tiga tahun, di sebuah tempat bernama Golgota—yang berarti Tempat Tengkorak. Di sanalah kasih Allah dinyatakan secara sempurna, bukan untuk menghukum manusia, melainkan untuk menebus dan memulihkan ciptaan-Nya.

Alkitab menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk memuliakan Allah dan menikmati kasih karunia-Nya.

«“Sebab semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”
(Roma 3:23–24)»

Dalam perenungan iman, tubuh manusia sering dipahami sebagai simbol rohani. Tulang belakang manusia yang tersusun dari banyak ruas mengingatkan kita pada perjalanan hidup—sebuah perjalanan iman yang bertumbuh, jatuh, dan bangkit kembali oleh anugerah Tuhan. Angka tiga puluh tiga, usia Yesus saat penyaliban, sering direnungkan oleh para penulis rohani sebagai simbol kedewasaan kasih dan pengorbanan yang sempurna.

Baca Juga  9 Tahun Jadi Ketua Umum LBH, Dilepaskannya, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Angkat Bicara

Demikian pula, dua belas tulang rusuk di sisi tubuh manusia dapat menjadi gambaran simbolis tentang umat pilihan Allah—dua belas suku Israel dan dua belas murid yang dipanggil untuk menjadi terang bagi dunia.

«“Kamu adalah terang dunia… demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang.”
(Matius 5:14,16)»

”Dalam tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai ajaran medis atau doktrin gereja, melainkan sebagai ungkapan sastra rohani—sebuah metafora tentang kehidupan Kristus yang bekerja di dalam manusia melalui Roh Kudus. Seperti minyak urapan dalam Alkitab yang melambangkan kehadiran Allah, demikian pula hidup orang percaya dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus yang menghidupkan, memulihkan, dan menuntun.

«“Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.”
(1 Yohanes 2:20)»

Baca Juga  Kepemudaan Gereja dan Sebuah Pengabdian yang Sunyi

Kristus memang mati, tetapi kematian-Nya bukan akhir. Pada hari ketiga Ia bangkit, mengalahkan maut dan memberi harapan baru bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Kebangkitan itu bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi sumber kehidupan rohani bagi setiap manusia.

«“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
(Yohanes 11:25)»

Karena itu, apabila hari ini hati masih ragu, firman Tuhan mengundang kita untuk datang kepada Kristus. Ia bukan sekadar guru moral, melainkan Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

«“Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.”
(Yohanes 1:17)»

Kiranya perenungan ini membawa pembaca semakin mengasihi Kristus, hidup dalam kasih karunia-Nya, dan memuliakan Allah melalui seluruh keberadaan hidup.

Baca Juga  Berdirilah di Sisi Mereka: Catatan Hati untuk Pemimpin yang Masih Mau Mendengar

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua
Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek
Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami
Agus Flores Kembali Dapat Wejangan Dari Presiden ke-7 RI
Untung Ada Presiden Hebat, Mengetahui Kenapa Kapolri Kurus, Karena ini
Dalam Harmoni Alam, Lahir Kedewasaan Manusia
Pasar Remu Punya Cerita: Bersama “Bakit Air Surga”
Selamat Datang Gadis Papua Barat di Kota Sorong Papua Barat Daya

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:26 WIB

Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:29 WIB

Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:59 WIB

Agus Flores Kembali Dapat Wejangan Dari Presiden ke-7 RI

Kamis, 30 April 2026 - 12:44 WIB

Untung Ada Presiden Hebat, Mengetahui Kenapa Kapolri Kurus, Karena ini

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah: FBIM Momentum Lestarikan Budaya Murung Raya

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

You cannot copy content of this page