Malam Natal itu turun tanpa lonceng.
Tak ada cahaya gemerlap, tak ada meja panjang dengan roti dan anggur.
Yang ada hanyalah angin dingin yang menyusup melalui robekan terpal, dan tangis yang ditelan gelap.
Kami merayakan kelahiran Sang Juru Selamat di bawah tenda-tenda pengungsian, di atas tanah yang bukan lagi milik kami, di antara bau lumpur, debu, dan luka yang belum kering.
Anak-anak menggigil sambil memeluk lututnya, mata mereka bertanya tanpa suara: “Apakah Tuhan juga datang ke tempat seperti ini?”
Ibu-ibu menatap kosong ke arah api kecil yang hampir padam. Di dalam dadanya, doa-doa bertabrakan dengan rasa lapar. Mereka tak lagi meminta keajaiban, cukup esok hari ada nasi, cukup anak-anak mereka masih bernapas.
Namun di kejauhan, Natal dirayakan dengan pesta dan pidato, dengan tawa yang keras dan gelas yang penuh.
Manusia-manusia angkuh berdiri di balik mimbar kekuasaan,
berkata tentang kesejahteraan
sambil menutup mata dari kami
yang hidup di sisa-sisa janji.
Mereka lupa bahwa Yesus lahir di palungan, bukan di istana. Bahwa kasih sejati tak tumbuh dari kemewahan, melainkan dari keberanian menoleh kepada yang menderita.
Kami ini bukan angka dalam laporan,
bukan berita musiman yang cepat dilupakan. Kami adalah manusia kecil
yang dipaksa diam oleh kekuasaan,
yang ditinggalkan oleh nurani.
Malam semakin larut. Di tenda paling ujung, seorang anak menyanyikan lagu Natal dengan suara patah-patah.
Tak ada nada yang sempurna,
namun setiap baitnya adalah teriakan jiwa yang menembus langit.
“Damai di bumi…”
Damai yang entah di mana.
Jika Natal masih punya makna,
biarlah ia lahir kembali di sini—
di antara orang-orang yang tak diperhitungkan, di tengah jeritan yang tak didengar.
Dan jika kalian masih menyebut diri manusia, berhentilah menjadi durhaka terhadap sesama. Sebab Tuhan tak tinggal di gedung megah. Ia ada di tenda-tenda kami, bersama air mata yang kalian abaikan.
Natal bukan tentang terang yang kalian nyalakan, tetapi tentang gelap yang kalian pilih untuk tidak pedulikan.
Penulis : Amatus Rahakbauw



















