Walikota Tanjungbalai Buka Pelatihan Tenaga Kesehatan Jiwa Tahun 2025

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TANJUNGBALAI — Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membuka langsung pelatihan tenaga Kesehatan terpadu Kesehatan Jiwa Tingkat Kota Tanjungbalai Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan bertempat di Grand Singgie Hotel, Senin (3/11/2025).

Masalah kesehatan jiwa di Indonesia cukup besar, dan ini kata Wali Kota Tanjungbalai menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga kegiatan pelatihan ini perlu di laksanakan, sebut Walikota dalam kegiatan tersebut.

Untuk itu lanjut Walikota, perlu peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di layanan primer (FKTP) disamping supervisi dari tenaga profesional kesehatan jiwa.

“Peningkatan kapasitas tersebut berupa pelatihan bagi dokter umum, perawat, dan psikolog klinis tentang tenaga kesehatan terpadu kesehatan jiwa.” sambungnya.

Dia menyampaikan, saat ini perkembangan penyakit kesehatan jiwa secara global menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan, dengan lebih dari 1 miliar orang di dunia hidup dengan yg gangguan mental berupa depresi dan kecemasan, yang umumnya dipicu oleh tekanan hidup dan tuntutan pekerjaan, serta memiliki dampak negatif pada produktivitas dan kesehatan fisik.

Baca Juga  Walikota Tanjungbalai Mengunjungi Masyarakat Ibu Sri Wahyuni Yang Terbaring Sakit

“Data gangguan mental di indonesia menunjukkan sekitar 31 juta penduduk berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental, termasuk 19 juta mengalami gangguan emosional dan 12 juta menderita depresi, ” jelas Walikota.

Mahyaruddin juga menyampaikan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan bahwa angka orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) meningkat dari tahun sebelumnya, pada tahun 2025 sampai dengan akhir oktober ini jumlah ODGJ berat di Kota Tanjungbalai sebanyak 209 orang dengan kasus kejiwaan kedaruratan yang dirujuk ke RSJ Medan sampai dengan saat ini sejumlah 8 orang.

“Persoalannya, dimana tidak adanya tempat penampungan lanjutan & tidak adanya perhatian besar dari keluarga kepada ODGJ yang telah selesai perawatan dari RSJ. Selain itu masih ada ODGJ yang tidak memiliki identitas kependudukan bahkan tidak memiliki keluarga yang disinyalir merupakan gelandangan yang dibuang dari daerah lain ke Kota Tanjungbalai,” jelas Wali Kota lagi.

Ia menegaskan, saat ini Pemko Tanjungbalai telah membentuk TPKJM (tim pelaksana kesehatan jiwa masyarakat) tingkat Kota Tanjungbalai. TPKJM dibentuk dengan melibatkan lembaga pemerintah, seperti dinas kesehatan, sosial, pendidikan, agama, serta peran swasta, LSM, dan organisasi masyarakat. Sebagai bentuk upaya lanjutan pemerintah juga membentuk tim terpadu P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika). Hal ini dilaksanakan guna mencegah dan mengatasi peredaran, penggunaan serta dampak gangguan kejiwaan yang diakibatkan oleh narkotika

Baca Juga  Pj Gubsu Kunjungi Sakira Nayla Lubis yang Mengalami Cedera Tengkorak Kepala

Dia menyebutkan, Tahun 2025 melalui Dinas Kesehatan, pemerintah telah menganggarkan sekitar 109.260.000 juta untuk penanganan rujukan dan kunjungan rumah pada pasien jiwa. Pembiayaan ini diluar dari persiapan pembiayaan pengobatan dan perawatan yang dilakukan melalui mekanisme jaminan kesehatan PBI APBD (layanan gratis) ke fasilitas kesehatan setingkat puskesmas maupun rumah sakit.

Tentu saja upaya-upaya diatas tidak serta merta menurunkan angka kejadian odgj, akan tetapi penekanan dan perhatian pemerintah khususnya pada perkembangan kesehatan jiwa terus berkelanjutan termasuk mengevaluasi capaian standart pelayanan minimum (spm) yang harus dipenuhi dalam pencapaian penyelesaian masalah kesehatan jiwa.

Walikota ingatkan, setelah mengikuti pelatihan peserta mampu melakukan penatalaksanaan kasus gangguan jiwa terpadu di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer (FKTP). Kesiapan penerapan standart pelayanan minimum (SPM) itu sendiri terdiri atas penyiapan psikofarma (obat-obatan jiwa) di puskesmas, RS dan fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya, pelaksanaan skrining kejiwaan baik melalui cek kesehatan gratis maupun layanan penjaringan lainnya

Baca Juga  Walikota Tanjungbalai Buka Acara Kegiatan Optimalisasi Pembangunan Kelurahan/Desa Bersinar 

“Semoga semua peserta kegiatan ini akan menjadi kompeten sehingga nantinya akan berdampak positif bagi daerah terutama masyarakat yang membutuhkannya.” Wali Kota Mahyaruddin Salim sembari mengakhiri sambutannya.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Kadis Kesehatan Safrina Yanti Harahap, Vera Chitra Dewi Saragih selaku MOT (Master of Training ) dari UPTD Pelkes Dinkes Provsu, Rosa Ramayani Simamora selaku OC (Officer Course) dari UPTD Pelkes Dinkes Provsu, Sasta Wijayanti Purba selaku fasilitator dari Dinkes Provsu, Artha Jannah Purwanti Simanjuntak selaku fasilitator dari Dinkes Provsu, Jenny Marlindawani Purba selaku fasilitator dari Fakultas Keperawatan USU, dr. Marupa Doloksaribu selaku fasilitator dari RSJ. Provsu. dr.M.Ildrem, dokter, penanggungjawab, perawat dari Puskesmas Tanjungbalai selaku peserta pelatihan.

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Kolang-Kaling: Superfood Lokal yang Sembuhkan dari Dalam
Wali Kota Tanjung Balai Tekankan Kualitas Layanan Kesehatan dan UHC  di RSUD Tengku Mansyur
Seluruh Pimpinan OPD Pemko Tanjung Balai Jalani Test Urine
Bupati Batu Bara Dorong IBI Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas
Kalapas Labuhan Ruku Bersama Rombongan Bupati Batu Bara Tinjau RSUD O.K. Arya
Sekda Tanjungbalai Hadiri In House Training RSUD Dr Tengku Mansyur Tahun 2025
Langkah Kecil Bermakna Bupati Batu Bara untuk Anak-Anak Stunting
Direktur RSUD Fakfak Tekankan Pentingnya Kepercayaan dan Kerja

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:24 WIB

Kolang-Kaling: Superfood Lokal yang Sembuhkan dari Dalam

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:32 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Tekankan Kualitas Layanan Kesehatan dan UHC  di RSUD Tengku Mansyur

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:39 WIB

Seluruh Pimpinan OPD Pemko Tanjung Balai Jalani Test Urine

Senin, 3 November 2025 - 19:32 WIB

Walikota Tanjungbalai Buka Pelatihan Tenaga Kesehatan Jiwa Tahun 2025

Minggu, 2 November 2025 - 17:46 WIB

Bupati Batu Bara Dorong IBI Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page