Anggaran Daerah Murung Raya 2026 Berkurang Rp1,2 Triliun, Beberapa Kegiatan Prioritas Terancam Tertunda

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, tempotimur.com- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) menghadapi tantangan besar setelah pemerintah pusat mengurangi alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,2 triliun untuk tahun anggaran 2026.

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos.,S.H.,M.M., M.A.P, menilai kebijakan pengurangan dana tersebut akan berdampak signifikan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Pemangkasan TKD ini membuat ruang fiskal kita semakin sempit. Ada beberapa kegiatan prioritas terancam tertunda karena keterbatasan anggaran,” ujar Bebie usai rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, Kamis (23/10/2025).

Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi agar sektor-sektor prioritas tetap berjalan, terutama bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar masyarakat. “Kami akan mengawal penggunaan anggaran supaya tetap efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyatakan, pengurangan TKD oleh pemerintah pusat berdampak besar terhadap pelaksanaan program pembangunan di daerah.

“Akibat pengurangan TKD ke daerah, banyak kegiatan yang tidak dapat terlaksana. Hanya kegiatan operasional dinas yang masih bisa berjalan,” kata Heriyus.

Ia berharap pemerintah pusat dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. “Kalau TKD tetap dikurangi, kami akan melakukan penyesuaian kembali di awal tahun 2026,” ujarnya.

Meski demikian, Heriyus memastikan bahwa belanja pegawai pemerintah, termasuk ASN, PPPK, dan tenaga honorer, tetap aman karena dananya telah dialokasikan.

Diketahui, TKD 2026 untuk Pemkab Murung Raya turun sekitar Rp1,2 triliun, dari estimasi awal Rp2,6 triliun menjadi Rp1,6 triliun, atau berkurang sekitar 43 persen. (amd).

Baca Juga  Masuki Umur Ke-20 Tahun, PIPAS Lapas Labuhan Ruku Hadiri Puncak Peringatan HUT PIPAS Tahun 2024

Berita Terkait

Viral Makanan MBG Berulat Dalam Omprengan, Masyarakat Minta Bupati Tutup Operasional MBG Yang Lalai
Ketua IWO Batu Bara Angkat bicara, Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Dana Desa 
Dubes Korut yang Baru Bisa Bahasa Indonesia, Ini Kata Ketua Perhimpunan Persahabatan
JMSI Sumut Dukung Langkah Tegas Polrestabes Medan Berantas Kejahatan
Komandan POM Fakfak Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kondusivitas Selama Piala Dunia 2026
Gerakan Pangan Murah Hadir di Kelurahan Beriwit, Bantu Warga Dapatkan Sembako Bersubsidi
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya Apresiasi Operasi Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi
Lima Bus DAMRI Disiapkan Dukung Mobilitas Peserta Pesparawi Nasional 2026 di Teluk Wondama

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Ketua IWO Batu Bara Angkat bicara, Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Dana Desa 

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dubes Korut yang Baru Bisa Bahasa Indonesia, Ini Kata Ketua Perhimpunan Persahabatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:40 WIB

JMSI Sumut Dukung Langkah Tegas Polrestabes Medan Berantas Kejahatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:40 WIB

Komandan POM Fakfak Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kondusivitas Selama Piala Dunia 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:48 WIB

Gerakan Pangan Murah Hadir di Kelurahan Beriwit, Bantu Warga Dapatkan Sembako Bersubsidi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page