BATU BARA — Ditpolairud Polda Sumut Unit Markas Batu Bara mengajak masyarakat Pesisir bersama sama menjaga Perairan dari segala Kejahatan yang terjadi di perairan , Penyelundupan Narkoba, TPPO, Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural dan berkaitan dengan Kriminal lainnya.
Demikian disampaikan kepada masyarakat ketika mengadakan pertemuan dengan masyarakat Nelayan Pesisir Kabupaten Batu Bara, di Markas Airud Desa Suka Jaya Kecamatan Tanjung Tiram, Jumat 10/10/2025.
Pada kesempatan tersebut, Dirpolairud Polda Sumut KBP Pahala H.M Panjaitan SIK.MSi melalui Kanit Markas Airud Batu Bara IPDA Handoko P Kaban SH.MH, menegaskan Polairud akan menjadi Garda terdepan menjaga Perairan.
Untuk itu, lanjut perwira pertama tingkat satu di Kepolisian Republik Indonesia tersebut mengajak masyarakat bersinergi dalam melakukan pengawasan di Laut.
“Saya berharap kesadaran masyarakat pesisir dan nelayan tentang pentingnya menjaga keamanan perairan dari segala bentuk tindak pidana, ” kata IPDA Handoko P Kaban.
Dia menegaskan, menguatkan peran nelayan sebagai Relawan Pengawas Perairan (Walyom/Pokmaswas) dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kejahatan di laut sangat penting dengan membangun komunikasi aktif untuk menjamin keamanan dan keselamatan nelayan saat melaut.
IPDA Handoko P Kaban, menekankan bahwa perairan Batu Bara adalah aset bersama yang harus dijaga dari illegal fishing, illegal logging, hingga human trafficking (PMI Ilegal), untuk itu diminta agar nelayan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di perairan, imbuhnya.
Kegiatan yang menyiapkan sesi Diskusi dan Tanya Jawab guna menampung aspirasi, masukan, dan keluhan dari nelayan terkait keamanan saat melaut ini dihadiri Perwakilan Masyarakat, Kelompok Nelayan Tradisional, Tokoh Masyarakat Pesisir dan Relawan Wakyong / Pokmaswas yang ada di Kabupaten Batu Bara.
Penulis : Ham






















