Pelni Fakfak: Pelabuhan Karas Jadi Titik Mobilisasi Perdagangan Hasil Kebun dan Laut

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Fakfak — Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, menginformasikan bahwa Pelni Fakfak memiliki terminal point di Pelabuhan Karas. Pelabuhan tersebut rutin disinggahi kapal perintis, di antaranya KM Sabuk Nusantara 42, KM Sabuk Nusantara 75, dan KM Sabuk Nusantara 96 saat ditemui ruang kerja Selasa (23/9/2025) pukul 11.46 WIT.

Pelabuhan Karas yang dikelola UPP Kelas III Karas telah dilengkapi dengan fasilitas dermaga sepanjang 100 meter, penerangan, bolder, fender, serta kedalaman kolam pelabuhan saat surut mencapai sekitar 8 meter. Menurut Agus, pelabuhan ini menjadi penghubung utama masyarakat Karas untuk mobilisasi menuju Sorong, Fakfak, hingga Kaimana.

Selain sebagai jalur transportasi, pelabuhan ini juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Mayoritas warga Karas yang berprofesi sebagai nelayan dan petani kebun memanfaatkan pelayaran untuk menjual hasil laut maupun hasil kebun, sekaligus berbelanja kebutuhan rumah tangga di Fakfak dan Kaimana. Capt. Antonius Fernando, Nakhoda KM Sabuk Nusantara 96, menegaskan bahwa perdagangan hasil kebun dan laut masyarakat Karas menjadi salah satu penopang utama perputaran ekonomi lokal. “Mereka berangkat membawa hasil bumi dan laut, membeli kebutuhan sehari-hari, lalu kembali ke Karas,” jelas Nakhoda KM. Sabuk Nusantara 96.

Baca Juga  Penyesuaian Tarif Jasa Pelabuhan Fakfak Mulai 1 Oktober 2025, Layanan Semakin Nyaman & Aman

Aktivitas perdagangan ini juga berjalan sebaliknya. Warga dari Fakfak, Kaimana, bahkan Sorong sering datang ke Karas untuk mencari hasil bumi dan laut. Hal ini menciptakan hubungan dagang rutin antarwilayah pesisir.

Dengan keberadaan kapal Pelni sangat membantu mobilitas masyarakat pesisir dan memperkuat jalur distribusi ekonomi di Papua Barat.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Pelindo Fakfak Tata Kawasan Pelabuhan, Area Parkir Diperluas dan PKL Ditata
Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah
Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.
Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan
Pelindo Fakfak Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026
Komisi VI DPR RI Tinjau Smelter Aluminium Mempawah dan SGAR Fase II, Kawal Hilirisasi Nasional
INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:53 WIB

Pelindo Fakfak Tata Kawasan Pelabuhan, Area Parkir Diperluas dan PKL Ditata

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:32 WIB

Arus Balik Meledak di Fakfak, KM Tatamailau dan KM Labobar Dipenuhi Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:24 WIB

Silas Warfandu Ajak Masyarakat Menjaga Pelabuhan Fakfak Tetap Aman Tertib, dan Bebas Pungli.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:58 WIB

Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page