Tangerang Selatan – Panahan tradisional bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari warisan peradaban Islam yang mengakar kuat dalam nilai-nilai keimanan, keberanian, dan ketangkasan. Di tengah kawasan Pisangan, Ciputat Timur, berdiri sebuah padepokan panahan yang menghidupkan kembali semangat itu: Akıncılar Traditional Archery.
Didirikan pada tahun 2019, Akıncılar lahir dari semangat untuk melestarikan sunnah Rasulullah ﷺ sekaligus membangun karakter melalui seni panahan tradisional. Mohammad Syahrul Hidayat adalah sosok di balik berdirinya padepokan ini. Ia menjadi pemilik sekaligus pelatih utama, dibantu oleh beberapa pelatih profesional lain dalam mendampingi para pemanah dari berbagai kalangan usia.
Nama “Akıncılar” berasal dari bahasa Turki Utsmani, yang berarti pasukan berkuda perbatasan. Mereka adalah unit pasukan elit pada masa Kesultanan Utsmaniyah, terkenal dengan kemampuan memanah sambil menunggang kuda lincah, tangkas, dan taktis. Nilai-nilai itu kini dihidupkan kembali dalam semangat latihan dan pembinaan di padepokan Akıncılar.
Tak hanya berfokus pada latihan fisik, padepokan ini juga memberikan pembinaan ruhani dan karakter. Panahan diajarkan bukan hanya sebagai keterampilan teknis, tetapi juga sebagai ibadah, sebagaimana disabdakan Rasulullah ﷺ tentang keutamaan belajar memanah, berkuda, dan berenang.
Pada aspek pengembangan digital, Dhanu Andri Kusuma, S.Kom turut memperkuat tim Akıncılar sebagai Divisi Digital Marketing dan Promosi. Perannya sangat penting dalam memperluas jangkauan informasi serta memperkenalkan program-program padepokan kepada masyarakat luas melalui platform digital.
Akıncılar juga aktif mengikuti berbagai kejuaraan, kegiatan edukasi, serta pelatihan yang melibatkan komunitas panahan tradisional di dalam dan luar kota. Padepokan ini membuka pintu bagi siapa saja yang ingin belajar panahan secara serius dengan pendekatan Islami dan tradisional.
Informasi lebih lanjut tentang Akıncılar dapat diakses melalui:
🌐 Website Resmi: https://akincilararchery.com
📸 Instagram: @akincilar_rimayah
Penulis : Dhanu














