Gubernur Papua Barat Tegaskan: Hutan Bukan untuk Dirusak, Tapi Dijaga Demi Anak Cucu!

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari —  Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., menyerukan dengan tegas agar seluruh komponen masyarakat dan pemerintah menjaga kelestarian hutan dan alam Papua. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan resmi bersama masyarakat, bupati, serta para kepala dinas terkait, termasuk Dinas Kehutanan, Kominfo, Lingkungan Hidup, dan perwakilan BPJS.Minggu siang (27/7/2025)WIT

Dalam sambutannya, Gubernur mengumumkan adanya 10 kesepakatan strategis untuk Manokwari yang berfokus pada pelestarian laut, hutan, dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.

“Kita telah sepakat untuk melindungi 70% wilayah laut Samudra dari eksploitasi. Kawasan itu akan dikunci untuk konservasi demi kelangsungan hidup ekosistem. Kita tidak bisa lagi membiarkan alam ini dijarah tanpa arah,” tegas Dominggus.

Baca Juga  Pemuda Wondama Temui Gubernur Papua Barat, Nyatakan Dukungan Perayaan 1 Abad dan Serukan Peningkatan Mutu Pendidikan

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pembangunan wajib mengacu pada aturan nasional dan tata ruang daerah. Segala bentuk pelanggaran tata ruang dan pembukaan hutan liar harus dihentikan.

Gubernur menyinggung lagu ikonik “Tanah Papua, Surga Kecil Jatuh ke Bumi” karya Edo Kondologit, yang menggambarkan betapa kayanya Tanah Papua, namun ironisnya kekayaan ini belum dirasakan secara adil oleh masyarakat adat Papua sendiri.

“Tanah ini milik kita, alam ini titipan Tuhan. Kalau kita jaga hutan, hutan akan jaga kita. Jangan sampai kita wariskan air mata, bukan mata air, untuk anak cucu kita,” ujarnya dengan suara bergetar.

Dominggus juga menekankan bahwa pelestarian alam bukan sekadar tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab moral seluruh masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), agar tidak menjadi penonton atas rusaknya tanah mereka sendiri.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Hadiri Pelatihan Tenaga Kerja serta Penandatanganan MoU antara Perusahaan Batu Bara dan BLK

Dalam kesempatan itu, Gubernur turut menceritakan keterlibatannya dalam konferensi internasional di Weslo yang dihadiri perwakilan dari Brasil, Norwegia, Inggris, dan negara lain yang memiliki kepedulian tinggi terhadap hutan tropis.

Sayangnya, menurut Dominggus, masih banyak masyarakat lokal yang tidak tahu bahwa ada aliran dana bantuan dan program konservasi dari luar negeri, baik melalui LSM maupun kementerian.

“Kita tidak boleh terus dalam ketidaktahuan. Pemerintah daerah harus tahu ke mana dana bantuan itu mengalir, siapa yang mendapat manfaat, dan siapa pemilik hak ulayat sebenarnya,” ujarnya dengan nada keras.

Ia menegaskan bahwa transparansi, partisipasi masyarakat adat, dan kontrol bersama adalah kunci untuk memastikan setiap program pelestarian hutan berjalan adil dan tepat sasaran.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Longsor di Pegunungan Arfak

“Kalau tidak, kita hanya jadi korban atas nama pembangunan. Jangan biarkan orang luar lebih tahu tentang hutan kita ketimbang kita sendiri,” tegasnya lagi.

Gubernur pun menutup sambutannya dengan menyerukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan mitra pembangunan, baik dalam maupun luar negeri, demi menjaga hutan Papua yang menjadi paru-paru dunia.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Beny Siswanto Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Hari Buruh Diguncang! Menteri PU Dody Hanggodo Copot 7 Pejabat Eselon I Sekaligus
Beny Siswanto Puji Profesionalisme Polres Barito Utara Pasca Penangkapan Tersangka Keempat Pembunuhan di Desa Benangin II
Bupati Barito Utara: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Otonomi Daerah
DPRD Barito Utara Tekankan Perlindungan Tenaga Kerja
Pemkab Batu Bara Dukung Penuh Proyek Hilirisasi Presiden RI
Pemko Tanjung Balai Bersama Pengadilan agama Laksanakan Penandatanganan Kerjasama Pasca Perceraian
DPRD Batu Bara Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Ranperda BUMD

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:34 WIB

Beny Siswanto Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:10 WIB

Beny Siswanto Puji Profesionalisme Polres Barito Utara Pasca Penangkapan Tersangka Keempat Pembunuhan di Desa Benangin II

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:34 WIB

Bupati Barito Utara: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Otonomi Daerah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:39 WIB

DPRD Barito Utara Tekankan Perlindungan Tenaga Kerja

Kamis, 30 April 2026 - 10:04 WIB

Pemkab Batu Bara Dukung Penuh Proyek Hilirisasi Presiden RI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page