Manokwari — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, menyerahkan secara simbolis santunan duka dari Pemerintah Provinsi Papua Barat kepada keluarga korban bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Kampung Jim Meyes, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak. Acara penyerahan bantuan ini berlangsung di salah satu hotel di Manokwari pada Kamis (19/6/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus Mandacan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menewaskan 20 warga setempat. Ia menyampaikan belasungkawa, baik sebagai pribadi, sebagai bagian dari keluarga besar Arfak, maupun sebagai Gubernur Papua Barat.
“Kami menyampaikan turut berdukacita atas berpulangnya saudara-saudari kita di Kampung Jim Meyes akibat bencana tanah longsor dan banjir. Pemerintah hadir untuk menunjukkan kepedulian dan empati, bukan sekadar memberi bantuan,” ujar Gubernur.
Dominggus menjelaskan bahwa saat bencana terjadi, ia sedang menjalankan tugas di Jakarta dan baru dapat mengunjungi lokasi kejadian lima hari kemudian.
“Begitu saya kembali dari Jakarta, saya langsung menuju Pegunungan Arfak dan tiba di Kampung Jim, Wariori Tengah. Saya bertemu dengan Dandim, Kapolsek, tim Basarnas, BPBD, kepala kampung, dan masyarakat setempat,” ungkapnya.
Gubernur menyebut bahwa kondisi cuaca di lokasi tidak stabil, sehingga kunjungan hanya berlangsung singkat. Namun, ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
Santunan diberikan kepada 20 keluarga korban, baik secara langsung maupun melalui transfer bank bagi keluarga yang tidak dapat hadir.
“Kami berharap santunan ini digunakan dengan bijak, khususnya untuk keperluan anak-anak yang ditinggalkan, seperti pendidikan dan pengobatan,” ucap Gubernur.
Dari 20 korban jiwa, sebanyak 16 jenazah telah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga setelah dilakukan visum, sementara 4 lainnya masih belum ditemukan.
“Kita berdoa agar arwah keempat korban yang belum ditemukan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan,” tutur Gubernur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana, termasuk Kodam XVIII/Kasuari, Kodim Pegunungan Arfak, Polda Papua Barat, BPBD, Basarnas, serta masyarakat dan keluarga di lokasi kejadian.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K























