Cucu Almarhum Andrias Ade Sniper Lasobuaya Akui Bangga Dengan Polri

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sulteng —  Keluarga besar purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) asal Flores yang kini menetap di Sulawesi Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap Kapolri Bersinergi dengan Cucu Andrias Ade (Sniper Lasobuaya) dalam membawa Marwah Polri lebih baik melalui Media Pers.

Dukungan tersebut sekaligus disertai dengan kebanggaan terhadap kiprah Agus Flores, cucu dari tokoh legendaris Sejarah Kehebatan Polri yang terlupakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendiang Andrias Ade Ini, punya Strategi Jutuh Garda Terdepan Membumi Hanguskan Permesta Di Kalimantan dan Sulawesi, bahkan kalau ada Pemberontak Tertembak, Sudah Kelakuan Lasso Buaya itu.

Almarhum Andrias Ade merupakan prajurit Polri asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal luas atas peran heroiknya dalam operasi penumpasan pemberontakan di wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada era 1960-an, ternyata terlupakan dalam Sejarah.
Padahal keahlian luar biasa sebagai penembak jitu, Andrias Ade menjadi figur penting dalam sejarah tempur kepolisian Indonesia.

Baca Juga  Kapolda Sulteng, Hadiri Haul Guru Besar KH Idrus Al Jufri Ke 58 Tahun

Julukan “Sniper Lasobuaya” disematkan karena reputasinya dalam menuntaskan target hanya dengan satu peluru—kemampuan yang hanya dimiliki oleh prajurit dengan dedikasi, kecakapan tinggi, dan insting militer tajam. Namanya masih harum di berbagai wilayah, khususnya di Sulawesi Barat dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan Mantan Kapolsek Sirenja ditahun 1960an, Puang.

Puang Menjelaskan, seantero Polisi 60an sangat tau persis sejarah Kakeknya Agus Flores, termasuk Seorang mantan Kapolres Donggala yang menjabat pada tahun 1962 yang Berasal dari Ambon, karena dia memerintahkan Adrias Ade untuk menembak Pimpinan Pemberontakan Permesta Rosyid.

” Sebenarnya yang disuruh Lakukan Penembakan ke Pimpinan Pemberontakan Saya dan Andrias Ade, cuma saya pikir lagi, Peluru itu ngak akan Tembus ke Abd Rosyid, maka saya suruh Om Ade Lasobuaya Nembak, ternyata tembus juga ke Pemberontak tersebut,” ujar Puang.

Baca Juga  Pemadaman Listrik Menyeluruh Melanda Sumatera pada 22 Mei, Jutaan Warga Terdampak

Karena diketahui Pimpinan Pemberontakan Kebal Peluru, atau bisa dikatakan memiliki Ilmu Kebal.

” Kalau Cerita Om Ade itu, tujuh hari, tujuh malam tidak akan selesai, karena setiap maju dimedan peran Kakeknya Agus Flores di Depan, Berani dan Berparas Pemberani,” ujar Puang.
menegaskan, sosok Andrias Ade merupakan simbol keberanian, kecintaan terhadap negara, dan loyalitas tanpa batas. Kini, semangat pengabdian tersebut diyakini hidup kembali melalui sang cucu, Agus Flores, yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai bela negara.

“Kami, keluarga besar keturunan Flores di Sulawesi Tengah, menyatakan kebanggaan terhadap perjuangan almarhum Andrias Ade. Kami juga memberikan dukungan moril kepada Agus Flores sebagai generasi penerus yang membawa semangat nasionalisme dan pengabdian,” ujar Puang.

Baca Juga  Kunjungan Presiden Jokowi, Ketum FRN Counter Polri Apresiasi, Agus Katakan Warga Sulteng Keluarganya Juga

Puang Menceritakan pula, ada Beberapa Putra Angkatnya Jadi Polisi, Salah Satunya Yosep disatuan Macan Tutul (Sekarang Brimob).

” Anaknya Andrias Ade , Yosep Agak miring miring sedikit, sangat disiplin mengatur Anggota di Brimob, kalau sudah perintah A, tidak boleh menunggu B, Pokoknya Si Cucunya Ugi (Agus Flores) kesayangan Om Ade, dikorek sedikit yang ngamuk Om Ade Laso Buaya,”

Lanjut Puang, di kampungnya di Tompe, Sosok Adrias Ade, ditakuti Kuyang kuyang alias Ponggo, manusia jadi jadian

Dukungan ini menjadi bentuk nyata komitmen keluarga besar purnawirawan Polri asal Flores dalam menjaga semangat patriotisme dan memperkuat solidaritas antar warga dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di seluruh penjuru Indonesia.

Penulis : Tim

Berita Terkait

Ribuan Penonton Padati Malam Pesona Budaya Batu Bara, Bupati dan Wakil Beri Apresiasi Jempol
PERKUAT STRUKTUR DAN KINERJA ORGANISASI, DPW PWDPI JAWA TENGAH GELAR RAKOR BAHAS PERSIAPAN PELANTIKAN PENGURUS BARU
Menteri PU Tantang Publik Buktikan Hubungan Kekerabatan dengan Komisaris PT PP, Siapkan Hadiah Umrah
Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat
Ketua Dekranasda Batu Bara Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar
Ketum PWDPI Berikan Dukungan Penuh Kepada Ketua Dewan Pembina : Pilihan Dang Ike Bukti Kerendahan Hati Dan Totalitas Mengabdi
Empat Tahun Terakhir, Ketua Umum PW-FRN Sebut Kepercayaan Publik terhadap Polri Terus Meningkat
Wakil Ketua Dekranasda Papua Barat Hadiri Puncak HUT Dekranas ke-46 di Makassar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:08 WIB

Ribuan Penonton Padati Malam Pesona Budaya Batu Bara, Bupati dan Wakil Beri Apresiasi Jempol

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:17 WIB

PERKUAT STRUKTUR DAN KINERJA ORGANISASI, DPW PWDPI JAWA TENGAH GELAR RAKOR BAHAS PERSIAPAN PELANTIKAN PENGURUS BARU

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:51 WIB

Menteri PU Tantang Publik Buktikan Hubungan Kekerabatan dengan Komisaris PT PP, Siapkan Hadiah Umrah

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:40 WIB

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:18 WIB

Ketua Dekranasda Batu Bara Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page