GMNI Cabang Asahan Aksi Solidaritas Untuk Pandu Barata Siregar di Polres Asahan

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan — Terkait tentang adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan kehilangan nyawa yang diduga dilakukan oleh Oknum Polisi Polres Asahan kepada Pandu Barata Siregar Siswa Kelas XII salah satu SMA yang ada di Asahan.

Aksi Solidaritas GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Cabang Asahan ini melakukan aksi demo di Polres Asahan, Jum’at (14/03/2025) sekitar pukul 15:00 WIB.

Dalam Aksi Solidaritas di Polres Asahan, Ketua PC GMNI Asahan Joshua Tamba dalam aksinya meminta dan menuntut yaitu:
1. Kami mendesak Kepolisian Resort Asahan untuk bertanggung jawab atas kasus ini
2. Kami menolak klarifikasi yang dilakukan Polres Asahan 2 (Dua) hari yang lalu sebab keterangan tersebut dinilai tidak mendasar, terkesan malah menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat, kami mendesak Kapolres Asahan memberikan klarifikasi berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi
3. Kami mendesak Kapolres Asahan menindak tegas oknum polisi yang terlibat dalam kasus ini
4. Kami mendesak Kapolres Asahan membersihkan nama baik almarhum yang difitnah positif menggunakan Narkoba
5. Kami mendesak Kapolres Asahan dan Kapolsek Simpang Empat untuk mundur dari Jabatan karena kami anggap gagal dalam menyelesaikan kasus ini.

Baca Juga  Wartelsus Lapas Jember: Utamakan Pelayanan yang Lebih Optimal

Aksi solidaritas yang dilakukan PC GMNI Asahan juga dihadiri Teman-teman Pandu Barata Siregar dan Masyarakat .
Dalam aksi solidaritas di Polres Asahan Masa yang tergabung dari GMNI, Teman-teman Pandu Barata Siregar serta masyarakat menaburkan bunga didepan pintu masuk Polres Asahan.

Salah seorang teman Pandu Barata Siregar yang ikut aksi di Polres Asahan tersebut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Pandu anaknya baik, dia adalah seorang atlet dan sangat peduli sama teman-temannya, tidak merokok dan tidak mungkin pandu memakai Narkoba, karena pandu itu bercita-cita ingin menjadi TNI, jadi itu adalah fitnah, ujar Teman Pandu tersebut sambil menangis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dilapangan seperti kita ketahui bersama meninggalnya Pandu Barata Siregar yang diduga dianiaya oleh oknum Polisi Polres Asahan saat Pandu sendang menonton Balap Lari didekat PT. Sintong.

Baca Juga  Suasana Duka Selimuti Keluarga Besar dr. Guruh Wahyu Nugroho 

Hingga berita ini diturunkan PC. GMNI Asahan, Teman sekolah Pandu Barata Siregar dan Masyarakat masih melakukan aksi solidaritas di Polres menunggu Kapolres Asahan untuk hadir ditengah-tengah pendemo.

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter
Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat
Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan
Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga
Kapolres Murung Raya Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla Di Kecamatan Permata Intan
Rahmanto Muhidin Beri Semangat Kader PMII Kobar Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kemendagri Tegaskan Tak Ada Rencana Ubah Definisi Orang Asli Papua
Evaluasi Kartu HEBAT Mahasiswa, Pemkab Murung Raya Perkuat Ketepatan Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 01:33 WIB

Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter

Selasa, 15 September 2026 - 00:29 WIB

Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Senin, 14 September 2026 - 22:07 WIB

Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga

Minggu, 13 September 2026 - 22:27 WIB

Kapolres Murung Raya Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla Di Kecamatan Permata Intan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page