Labuan Bajo — Pernyataan Kasat Intel Polres Manggarai Barat kepada wartawan Okebajo.com di Labuan Bajo dinilai pembungkaman terhadap kebebasan pers dalam pekerjaan jurnalistik.
Dikatakan, kasat Intel AKP. Jessy Silahoy pada Senin 28 Januari 2025 kemarin bahwa, “Demi Tuhan, setelah liburan saya akan kumpulkan semua media di Manggarai Barat dan mengecek administrasi mereka.”
Pernyataan tersebut, Ketua Aliansi Jurnalis (AJ-Mabar), Rio menilai bahwa ini pembungkaman kepada kebebasan pers yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
Dikatakan Rio, polres Manggarai Barat telah mengabaikan fungsi Pers sebagai lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kerja jurnalistik sebagaimana yang tertuang dalam uu No 40 Tahun 1999 pada pasal 3 ayat 1, bahwa pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.
“Apa maksudnya? Kecuali Dewan Pers yang minta karena bagian dari Verifikasi”, kata Ketua AJ Mabar kepada siaran pers melalui Via WatsAp, Rabu (29/01/2025) sore.
Lanjut Rio dengan melontarkan pertanyaan, “Apa maksudnya? Ada keperluan apa Kasat Intel kok cek dokumen perusahan Pers?“
Kemudian, terkait berita yang ditayang sama media NTT.News.Net pada 28 Januari 2025 kemarin, Kesalahpahaman Wartawan dan Kasat Intel Polres Manggarai Barat Berakhir Damai.
Disampaikan wartawan Okebajo.com dalam berita itu, bahwa kesalahpahaman antara saya dan Kasat Intel Polres Manggarai Barat telah berhasil diselesaikan secara damai melalui pendekatan secara kekeluargaan.
Penyelesaian ini dilakukan dengan menjunjung tinggi adat budaya Manggarai yang mengutamakan harmoni dan kebersamaan.
Dalam pertemuan tersebut, Kasat Intel bersama keluarganya datang menemui wartawan Okebajo.com dengan membawa simbol-simbol perdamaian berupa tuak satu botol, rokok satu bungkus, dan uang sebesar Rp50.000. Tradisi ini merupakan cara tulus untuk menyampaikan permohonan maaf menurut adat setempat.
Tetapi, Ketua AJ-Mabar menjelaskan bahwa, “itukan damai secara pribadi. Tapi kita menuntut klarifikasi soal bahasa Demi Tuhan, setelah liburan saya akan kumpulkan semua media di Manggarai Barat dan mengecek administrasi mereka.”
Rencananya, AJ-Mabar akan menggelar unjuk rasa di depan halaman Kantor Polres Manggarai Barat dalam waktu dekat ini. Menuntut Polres Mabar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh insan Pers. Selain itu, pihaknya meminta kepada Polres Mabar untuk tidak mengintimidasi dan membungkam pers Mabar serta kerja jurnalistik.
Penulis : Filya























