
TANGERANG SELATAN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Tangsel Expo 2026 di Plaza Puspemkot selama dua hari, 21 hingga 22 September 2026. Expo ini menjadi ajang promosi potensi daerah dan membuka ruang kolaborasi antar-pemerintah daerah.
Sebanyak 60 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia hadir dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 46 kepala daerah menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama untuk mereplikasi inovasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel.
Tangsel Expo 2026 menampilkan 30 booth UMKM dari tujuh kecamatan. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif binaan UP2K, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dekranasda, Pecinta Anggrek Indonesia (PAI), dan pelaku UMKM anak berkebutuhan khusus (ABK) binaan Bank BJB Tangsel.
Harga produk yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk makanan dan minuman berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000, sedangkan produk fesyen dan kerajinan dijual mulai puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Booth DWP bahkan menyediakan kopi gratis untuk 20 pembeli pertama dan souvenir tanpa minimum transaksi.
Selain booth UMKM, expo juga dimeriahkan pameran anggrek yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan tamu daerah. Kombinasi pameran UMKM dan anggrek ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Untuk kelancaran acara, Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat menghindari ruas Jalan Benda-Maruga pada pukul 09.00-15.00 WIB selama expo berlangsung. Masyarakat umum dapat mengunjungi langsung Plaza Puspemkot Tangsel untuk melihat berbagai produk unggulan.
Penulis : Dhanu









