Kades Galang Ngotot Pecat 4 Aparat Desa, Korban: Nanti Mediasi Secara Kekeluargaan

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo —  Setelah melaksanakan mediasi yang berlangsung di Kantor dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kabupaten Manggarai Barat, pihaknya sangat puas atas terlaksananya pertemuan ini.

Kalaupun dalam proses mediasi ini belum menemukan jalan keluarnya, tapi perasaan kecewa atas pemecatan tanpa dasar ini telah berkurang.

“Sedikit kami puas, kalaupun belum ada hasilnya. Puasnya, kepala desa memberikan kesempatan kepada kami untuk menempuh secara kekeluargaan”, ucap Fansi kepada awak media usai proses mediasi.

Pihaknya berharap, dengan kebijaksanaan kepala desa untuk mediasi secara kekeluargaan dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

“Kami mengadukan ini ke dinas PMD, bertujuan untuk menemukan jalan keluarnya. Segala unek-unek sudah terbongkar setelah dipertemukan kedua pihak. Akhirnya kami puas karena ada jawaban dari kades walaupun belum selesai urusannya”, cetusnya

Baca Juga  Musda ke - IV DPD KAI Sumut Buka Pendaftaran Calon Ketua dan Sekretaris 

Fansi menegaskan kembali bahwa dalam proses pemecatan ini, pihaknya menilai bahwa kepala desa sedikit keliru karena tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

” Masa iya, selama 300 hari dalam setahun kami tidak kerja? Sementara surat teguran yang kami terima baik itu Surat peringatan pertama (SP1) dan surat peringatan kedua (SP2) hanya 18 hari saja. Ada yang 17 hari ada juga dibawa itu. Kalau yang dikatakan kades seperti itu sebetulnya kades sangat keliru dan tidak benar”, ujar staf lainnya

“Semoga mediasi secara kekeluargaan ini menempuh jalan terbaik”, sambung Fansi

Lalu, kepala desa Galang, Dionisius Maun dalam wawancaranya, mengakui pernah mengusulkan rekomendasi surat pemecatan ini kepada pemerintah kecamatan.

Baca Juga  Tokoh Adat Melayu Batu Bara Komitmen Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba

“Saya sudah melayangkan surat usulan pemecatan aparat desa ini ke kecamatan, tapi tidak direspon. Lalu saya kontak kepala dinas PMD, Pius Baut untuk menanggapi soal ini”, katanya saat wawancara sama media, Kamis (16/01/2025).

Saat dihubungi wartawan media ini melalui via WatsAp dengan Camat Welak menanyakan terkait hasil mediasi hari ini.

Dikatakan camat, pihak korban dalam hal ini perangkat desa siap untuk urus secara kekeluargaan. Dan tadi mereka sudah bicara secara budaya.

Terkait pemberhentian aparat desa, bukan desa yang mengeluarkan rekomendasi, tapi desa hanya mengusulkan itu ke Camat.

Dikabarkannya, prosedur itu sudah dilaksanakan tapi camat tidak mengeluarkan rekomendasi, alasannya bahwa usulan pemberhentian itu tidak sesuai aturan. Tapi Kades tetap mengotot mengeluarkan SK pemberhentian tanpa rekomendasi dari Camat.

Baca Juga  Sambut Hari Lantas ke-71, Satlantas Polres Tanjung Balai Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dan Warga

“Seharusnya, kalau ada rekomendasi dari saya baru bisa terbitkan SK pemecatan itu oleh Kepala desa tersebut”, tegas Camat Welak.

Fil

Berita Terkait

Pemko Tanjung Balai Gelar Gerakan Pangan Murah
Peringatan Hari Santri di Tanjungbalai Berpusat di Al Washliyah Gading
Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026
Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual
Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong
Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi
Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla
Pelindo Regional 4 Fakfak Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 untuk Jaga Lingkungan Pelabuhan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Peringatan Hari Santri di Tanjungbalai Berpusat di Al Washliyah Gading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:04 WIB

Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Akhirudin Dorong Kolaborasi Tingkatkan Minat Baca Anak di Murung Raya

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:28 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:26 WIB

DPRD Murung Raya

Bebie Ajak Masyarakat Murung Raya Aktif Awasi Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:22 WIB

DPRD Murung Raya

Likon Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Kawal Aspirasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:20 WIB

You cannot copy content of this page