30 Ribu Tamu Diprediksi Padati SUSU pada Penutupan PON, Sejumlah Ruas Jalan Akan Ditutup

- Penulis

Kamis, 19 September 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN, TEMPO TIMUR – Wakapolda Sumut Brigjen Pol Ronny Samtana mengklaim akan ada sekitar 30 ribu tamu yang hadir dalam kegiatan penutupan PON XXI Aceh-Sumut di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), yang akan digelar pada Jumat (20/9) mendatang.

Rencananya, Presiden Jokowi akan hadir menutup perhelatan olahraga nasional itu.

Untuk itu, Ronny menuturkan akan ada rekayasa lalu lintas saat hari H penutupan. Sejumlah ruas jalan pun menuju venue di daerah Batangkuis, Deliserdang, akan ditutup.

“Dalam proses karena asumsi kita perhitungan sementara lebih dari 30 ribu masyarakat yang akan datang ke lokasi. Kita bisa bayangkan ini pasti akan membutuhkan koordinasi tepat antarruas jalan,” kata Ronny di Santika Dyandra Hotel, Kota Medan, pada Selasa (17/9).

“Kami harapkan bapak ibu tolong patuhi petunjuk arahan petugas di jalan. Kalau tak dikhawatirkan itu akan menghambat pergerakan tamu dari kediaman ke venue,” sambungnya.

Dalam hal ini, akan ada 1.123 personel yang akan mengamankan kegiatan penutup. 882 merupakan personel kepolisian. Sementara, 241 lainnya adalah gabungan TNI, satpol PP, Damkar, hingga Dinkes.

“Terkait konsep ini kami menggunakan kode hijau, kuning, merah (dalam pengamanan),” kata dia.

“Hijau asumsinya fine fine saja, Skema akan dilakukan. Kalau suatu saat evaluasi di lapangan peningkatan atau eskalasi meningkat maka akan diganti skema kuning akan ada penebalan personel di venue bisa berjalan meski eskalasinya sudah kuning,” jelas dia.

Sementara, skema merah adalah skema yang dilakukan dalam kondisi darurat seperti adanya bom, gempa bumi, kebakaran, dan lainnya.

“Kegiatan penutupan PON rencananya akan digelar sejak pukul 15.00 hingga 22.30 WIB,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut
Prabowo Perintahkan “Sikat Habis” Tambang di Kawasan Hutan, Oknum Pembeking Diultimatum: Tak Ada Ampun Tanpa Pandang Bulu
Isu Miring SMA Swasta YPK Menyebar, Publik Minta Cabdisdik Pemprovsu Lakukan Investigatif 
Bebie Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Minggu, 19 April 2026 - 21:23 WIB

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025

Sabtu, 18 April 2026 - 11:45 WIB

Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page