Batam – Wakapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol. Asep Safrudin, SIK, MH, memimpin upacara hari kebangkitan nasional ke-16, bertempat di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri. Senin (20/05).
Upacara dihadiri Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Sri Satyatama, SIK, MH, MM., M.Han., Pejabat Utama Polda Kepri, dan Seluruh personel Polda Kepri.
Membacakan amanat Menteri Kominfo, Wakapolda mengajak seluruh Personel Polda Kepri untuk merefleksikan gagasan awal kebangsaan Indonesia dengan melihat kembali sejarah yang membentuk nasionalisme bukan hanya sebagai sumber keteladanan, tetapi juga sebagai percakapan berkelanjutan tentang kemajuan, kemanusiaan, dan kesejahteraan Bangsa Dan Negara.
Ia juga mengingatkan tentang peran penting Organisasi Boedi Oetomo yang didirikan pada 20 Mei 1908 oleh sejumlah dokter di Batavia sebagai motor penggerak kemerdekaan Indonesia. ” Organisasi ini memulai diskusi tentang pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda dan penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial masyarakat Tersebut, “jelasnya.
Dia juga menyoroti perjuangan R.A. Kartini melalui tulisannya menyebarkan gagasan kemerdekaan, kesetaraan, dan pendidikan. Kartini dianggap sebagai pembaharu yang menginspirasi kaum muda untuk merumuskan dan memperjuangkan cita-cita kemerdekaan. Karena sebuah pendidikan menjadi alat utama untuk membebaskan bangsa dari penjajahan dan membangun bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera.
Ditegaskan nya, bahwa dengan melaksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ini, Indonesia harus memanfaatkan momentum untuk melangkah cepat dan tepat dalam menguasai teknologi digital. Dengan bonus demografi yang dimiliki, di mana 60% penduduk Indonesia berada pada usia produktif, penguasaan teknologi menjadi kunci untuk menggapai “Indonesia Emas 2045.” Dengan dukungan transformasi digital tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga mempercepat inovasi dan kemajuan di berbagai sektor, serta bisa menjadi penopang utama dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa di masa depan, “Tambahnya.
Terakhir Wakapolda menambahkan, untuk masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat peta kerawanan serta memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center polisi 110 atau unduh aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/APP Store.
(Red)



















