Dulu Agus Flores, Ganas Eksekusi Lelang Aset Bank Mandiri, Sekarang Berubah 100 Persen

- Penulis

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Tempo Timur – Siapa Yang Tak Kenal Pengacara Agus Flores, yang dulunya dikenal oleh Rekanan Pihak Pemenang Lelang Bank Mandiri, sebagai Pengacara Ganas Untuk Kosongkan Rumah.

Karena Beraninya itu hingga sering digunakan menjadi Kuasa Hukum untuk Kasus Kasus Eksekusi Pengosongan Hasil Lelang Bank Mandiri , di 3 Provinsi, yakni Gorontalo , Makassar dan Jawa Timur.

Siapa Dia? Siapa lagi kalau Bukan  Agus Flores, yang sering disebut tak memiliki hati nurani  kalau  eksekusi Pengosongan  Lelang Aset Bank mandiri.

Akibat tak memiliki hati nurani , Sering  jasanya digunakan rekanan Bank Mandiri, terutama Para Pengusaha Pemenang Lelang yang tak bisa menguasai Asetnya.

Wilayah yang sering di Eksekusi Pengacara Agus Flores diantaranya Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Baca Juga  Teluk Wondama: Cinta yang Menyatu dengan Laut dan Doa

Yang sadis dilakukannya Eksekusi di Kompleks Polresta Gorontalo, Eksekusi dilakukannya tak kasih ampun mengeluarkan Penghuni Rumah, untuk keluar, begitu pula di Makassar Sulsel, Eksekusi dilakukannya mengeluarkan barang diluar aset lelang mandiri, tanpa minta izin debitur macet, kalau di Jawa Timur hampir sama kelakuan eksekusinya seperti dilakukan di Sulawesi.

Hanya menariknya , Agus tidak mau ambil Cas cas eksekusi Daerah Madura dan Banyuwangi.

Alasan menolak daerah tersebut, Agus Flores Belum menjelaskan sampai sekarang.

Ternyata sekarang kelakuannya sebagai Pengacara Eksekusi Lelang Bank Mandiri,  bertolak belakang, dulunya kasar sekarang orangnya berubah total, tidak bersentuhan lagi dunia menyakitkan hati, sering di doakan yang ngak ngak oleh para Debitur Macet Kredit, dan tidak mau menzolimi orang.

Baca Juga  Menunggu Jurus Pansus Plasma DPRD Batu Bara

Kepada Awak Media, Rabu (8/5) Agus Flores menjelaskan, kelakuan yang buruk dahulu harus dikuburkan, karena hidup di dunia hanya bersifat sementara.

” Uang Boleh dicari, kalau orang terzolimi sering doakan, itu lebih bahaya doanya, menembus langit loh,” tegasnya.

Dia hanya menyarankan kepada Debitur Macet Agar Segera Melunaskan Utang, karena Utang Kredit yang digunakan Uang Negara juga terpakai, dan harus dilunasi.

” Cuma saya sarankan sebelum aset kalian dilelang, kewajiban Debitur membayar utangnya kepada Kreditur Segara diselesaikan, biar ngak dilelang,” tegasnya.

(Red)

Berita Terkait

Hutan Menangis, Negeri Terdiam
Ketika Alam Mulai Menagih
Sepuluh Program Prioritas Baharuddin-Syafrizal, Delapan Berjalan Maksimal, Dua Terkendala Anggaran
Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami
Hari Tanjak Sedunia 2026, Dari Istana Niat Lima Laras, Batu Bara Teguhkan Semangat “Bertanjak” untuk Kemajuan, Budaya dan Kesejahteraan
Jaga Marwah dan Identitas Kabupaten Batu Bara Serukan Pelestarian Budaya Melalui Peringatan Hari Bertanjak Sedunia 2026
MBG Tanjung Tiram dipertanyakan: 67 Instansi, baru 23 Terlayani 44 Masih Menunggu
Prabowo Terapkan “Politik Othello”: Rangkul Lawan Jadi Sekutu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:35 WIB

Hutan Menangis, Negeri Terdiam

Jumat, 25 September 2026 - 11:33 WIB

Ketika Alam Mulai Menagih

Rabu, 23 September 2026 - 09:42 WIB

Sepuluh Program Prioritas Baharuddin-Syafrizal, Delapan Berjalan Maksimal, Dua Terkendala Anggaran

Sabtu, 19 September 2026 - 10:11 WIB

Jangan Rusak Hutan, Laut dan Tanah Kami

Rabu, 16 September 2026 - 14:00 WIB

Hari Tanjak Sedunia 2026, Dari Istana Niat Lima Laras, Batu Bara Teguhkan Semangat “Bertanjak” untuk Kemajuan, Budaya dan Kesejahteraan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page