Akibat Terobos Traffic Light, Dua Pengendara Tabrakan di Labuan Bajo

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo|Tempo Timur – Tak sedikit pengguna jalan di Labuan Bajo, Manggarai Barat yang masih melanggar aturan saat berkendara, terutama bila tidak ada petugas lalu lintas yang mengawasi.

Adapun bentuk pelanggaran yang sering terjadi adalah menerobos lampu lalu lintas (traffic light), padahal tindakan tersebut mengancam keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Seperti yang terjadi di perempatan Langka Kabe, dimana tabrakan sesama pengendara motor tak dapat dihindari akibat nekat menerobos traffic light pada Selasa (07/05/2024) tadi malam.

Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. melalui Kasat Lantas, AKP Kaha Rudin, S.H. mengatakan berdasarkan informasi dari saksi mata, kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi berinisial KL (31), melaju kencang dari arah Paroki Roh Kudus Labuan Bajo menuju Patung Caci, lalu menerobos lampu merah.

Baca Juga  Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Di saat yang sama, pengendara sepeda motor Honda Vario tanpa plat nomor polisi, juga melaju kencang dari arah Wae Mata menuju Patung Caci, lalu menerobos lampu kuning sehingga tabrakan tak terhindarkan.

“Saat kejadian, salah satu pengendara mengalami pingsan namun segera sadar beberapa menit kemudian dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, sementara pengendara Honda Vario diduga melarikan diri saat petugas datang ke lokasi kejadian,” kata Kasat Lantas pada Rabu (08/05/2024) siang.

“Dalam peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, seorang pengendara berinisial KL (31) mengalami luka ringan,” tambahnya.

AKP Kaha Rudin mengungkapkan, kecelakaan ini terjadi karena kedua pengendara sepeda motor nekat menerobos traffic light.

Baca Juga  Ribuan Warga Asahan Ikut Senam Sehat Yang Di Laksanakan Oleh DPP PPMA

“Harusnya berhenti, tapi tetap berjalan hingga akhirnya tabrakan tidak dapat dihindarkan,” ungkapnya.

Dia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama sehingga peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

“Harus mematuhi segala peraturan dalam berlalu lintas karena kecelakaan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain,” imbaunya.

(Firmus Yudal)

Berita Terkait

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka
1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page