Dinilai Bassam “Bafoya”, Aktivis Makayoa Bakal Duduki Kantor Bupati

- Penulis

Minggu, 14 April 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Halsel | Tempo Timur – Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dinilai Bohongi Masyarakat Kecamatan Pulau Makian atau dalam bahasa sehari-hari di Halmahera Selatan yaitu Bafoya atas janjinya yang akan menganggarkan pembangunan lanjutan Rumah Sakit Pratama (RSP) Pulau Makian senilai Rp. 20 miliar di Tahun 2024.

Janji Bassam tersebut di ketahui hanya Memberikan Harapan Palsu kepada Masyarakat Pulau makian dan mendapat respon dari kalangan aktivis asal Makayoa.

Mengapa tidak, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 tidak terdapat Alokasi anggaran untuk pekerjaan RSP seperti yang di janjikan Bassam senilai Rp. 20 miliar dan di benarkan Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan Muslim Hi. Rakib.

Baca Juga  Menjelang Pelantikan, DPC GRIB JAYA Asahan Serahkan 25 Mandataris PAC

Salah satu aktivis Maluku Utara asal Kecamatan Pulau Makian, Maskur Hi. Latif, kepada awak media mengaku bakal menggelar Aksi Unjuk Rasa (Unras) menduduki kantor Bupati Halmahera Selatan sebagai bentuk mosi ketidakpercayaan terhadap bupati Bassam Kasuba.

Menurut Maskur, Apa yang di sampaikan Bassam Kasuba beberapa waktu lalu terkait dengan melanjutkan pembangunan RSP Pulau Makian adalah bentuk pembohongan publik.

Mantan ketua GMNI Maluku Utara itu juga menilai, Bassam Kasuba tidak mampu melanjutkan pembangunan yang telah di letakkan awal oleh mendiang Usman Sidik.

Untuk itu, dirinya bersama kawan-kawan aktivis yang memiliki kesamaan pikir yang ada di Halmahera Selatan maupun di Kota Ternate bakal menduduki Kantor Bupati Halmahera Selatan sebagai bentuk memberikan mosi ketidak percayaan terhadap Bupati Bassam Kasuba.

Baca Juga  Natal 2024, Pj Sekda Murung Raya Gelar Open House

“Soal pembohongan publik dan pembodohan terhadap masyarakat pulau makian oleh Bupati Bassam Kasuba, kami sudah bangun konsolidasi bersama kawan-kawan aktivis asal makayoa dan kami sepakat untuk menduduki Kantor Bupati Halsel sebagai bentuk mosi ketidakpercayaan terhadap Bassam Kasuba” Kata Maskur.

Namun kapan Unras tersebut di gelar belum di ketahui pasti, sementara sejumlah aktivis asal Makayoa di Halmahera Selatan juga mengabarkan kepada media ini terkait Unras yang akan di gelar beberapa waktu kedepan.

“Torang belum bisa pastikan kapan untuk duduki kantor Bupati karena Masi fokus konsolidasi, yang jelas kami akan undang media saat Unras di laksanakan” singkat Maskur.

Reporter : M. Saifuddin

Berita Terkait

Akhirudin Minta Pemkab Murung Raya Antisipasi Ancaman Kekeringan
Johansyah Dorong Pemda Antisipasi Ancaman Kekeringan
Johansyah Meminta Pemkab Murung Raya Data Korban Kebakaran dan Perkuat Fasilitas Damkar
Tim Inafis Polres Murung Raya Lakukan Olah TKP Kebakaran Rumah di kelurahan Tumbang Lahung
Dina Maulidah Apresiasi Dukungan Pemkab Murung Raya untuk Kafilah FSQ Kalteng
Rahmanto Lepas Kafilah FSQ Murung Raya, Targetkan Prestasi hingga Tingkat Nasional
Komisi Informasi Kalteng Kunjungi Pemkab Murung Raya, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
Dina Maulidah Pimpin Pengajian GOW, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Perempuan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Johansyah Dorong Pemda Antisipasi Ancaman Kekeringan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Johansyah Meminta Pemkab Murung Raya Data Korban Kebakaran dan Perkuat Fasilitas Damkar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Tim Inafis Polres Murung Raya Lakukan Olah TKP Kebakaran Rumah di kelurahan Tumbang Lahung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Dukungan Pemkab Murung Raya untuk Kafilah FSQ Kalteng

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Rahmanto Lepas Kafilah FSQ Murung Raya, Targetkan Prestasi hingga Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Budaya

Gebyar Batu Bara Bertanjak VII Resmi Ditutup

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:05 WIB

You cannot copy content of this page