Agus Flores Ternyata Penganut Paham Tarekat Al Qadariyah Wa Naqsyabandiyah

- Penulis

Minggu, 7 April 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta | Tempo Timur – Satu Literatur Lagi , didapatkan dari Sosok Raden Mas MH Agus Rugiarto, Seorang Pengacara Berani, dan Pendiri Persatuan Wartawan Fast Respon (PW FRN) , ternyata hoby menyebut namanya Agus Flores ternyata sempat di Beat atau telah dihatam Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah, di Gorontalo.

Banyak kalangan menganggap dirinya Seorang Dukun , karena sukanya Ziarah di Tempat Kramat, ternyata dinafikan.

Agus kepada Media Minggu (7/4) mengatakan dirinya Bukan Dukun, tapi saya Belajar Tarekat Tasauf dari berumur 34 Tahun.

Sedangkan , diumur 21 Tahun , kesukaan dimasa kuliahnya mengambil Study Filsafat, sehingga matakuliah yang ada kaitannya dengan Filsafat selalu nilainya A++.

Orang Nomor Satu Di FRN, Tidak tau bagaimana ceritanya, dia menceritakan pula masa kecilnya dipenuhi Anugrah Indigo.

Baca Juga  Soroti Kasus DWP, Agus Flores: Seharusnya Kapolda Metro Jaya Juga Dipecat

Diapun menceritakan Tarekat Qadiriyah – Naqsyabandiyah, adalah perpaduan dari dua buah tarekat besar, yaitu Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah yang didirikan oleh Mahmud al-Alavi dan Bahaudin di Makkah di abad ke-13 hijriah/abad ke-19 M.

” Tarekat ini adalah tarekat yang mu’tabarah (diakui keabsahannya) ditanah Arab, karena Garis Guru Besarnya Syeh Abdul Qodir Al Jailani,” tegas Agus.

Disinggung Bagaimana Cerita Tarekat Tasauf tersebut, tidak jauh beda Mata Kuliah Filsafat Filsafat yang didapatnya dimasa kuliah.

” Jadi saya bukan Dukun, tapi saya Penganut Paham Tarekat Alqadariah yang memiliki Guru, mengajarkan saya,” tegasnya.

Aguspun mengatakan di dalam Tarekat tersebut Di Bicarakan Alam Semesta, Matiah dan lain sebagainya.

Baca Juga  Ucapan Agus Flores Cucu Raja Brawijaya Ke V Tentang Polri Membuat Merinding

” Lihat saja Teori saya terapkan hampir semua teori Tarekat, termasuk gerakan gratifikasi kehidupan manusia,” tegasnya.

Ham

Berita Terkait

Batu Bara Berkibar di MTQ Sumut 2026, Kafilah Raih Prestasi di Tengah Dukungan Penuh Baharuddin
Kunjungi Manokwari, Wapres Terima Aspirasi dari Laskar Gibran Papua Barat
Gegara Didemo, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Putuskan Kerja Sama Publikasi dengan Sejumlah Wartawan
Kisah Yos Maniani, Mantan Karyawan Perusahaan Jepang di Sorong yang Menjadi Fans Fanatik Timnas Jepang di Piala Dunia 2026
Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 
INALUM Kenalkan Green Aluminium di ICMC 2026, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Mineral Global
Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pelayanan Hukum di Batu Bara
LKPI Serahkan Surat Dukungan Pansus Plasma HGU ke DPRD Batu Bara  

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:26 WIB

Batu Bara Berkibar di MTQ Sumut 2026, Kafilah Raih Prestasi di Tengah Dukungan Penuh Baharuddin

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:21 WIB

Kunjungi Manokwari, Wapres Terima Aspirasi dari Laskar Gibran Papua Barat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:45 WIB

Gegara Didemo, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Putuskan Kerja Sama Publikasi dengan Sejumlah Wartawan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:05 WIB

Kisah Yos Maniani, Mantan Karyawan Perusahaan Jepang di Sorong yang Menjadi Fans Fanatik Timnas Jepang di Piala Dunia 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page