Halsel | Tempo Timur – Impian semua masyarakat agar visi misi senyum Halmahera Selatan yang telah di jalankan kurang lebih selama tiga tahun oleh pemerintah daerah masih menjadi pertanyaan publik sejauh mana realisasinya.
Bahkan partai pengusung kala itu pasangan mendiang Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba juga angkat bicara terkait sejauh mana visi misi senyum Halmahera Selatan di realisasikan.
Kritikan terhadap Visi Misi senyum Halmahera Selatan ini terlihat di saat dialog publik Refleksi Dua Tahun Enam senyum Halmahera Selatan yang di hadiri partai politik, Pemda Halsel, OKP, Paguyuban dan LSM pada Jumat, 1 Desember 2023 lalu.
Di kesempatan itu ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Halmahera Selatan Husni Salim menilai Selama dua tahun enam bulan Senyum Halsel tidak terlihat selain itu tidak di libatkan semua komponen untuk merealisasikan visi misi senyum Halmahera Selatan.
Sebagai ketua tim dari 9 partai politik yang juga ikut membahas visi misi mengembalikan senyum Halmahera Selatan menurutnya tidak di laksanakan bahkan ada program tiba saat tiba akal. Kata Husni.
Lanjut Husni, senyum Halmahera Selatan lebih mengedepankan mengelola Halmahera Selatan Bersama-sama, seluruh unsur harus di libatkan, namun yang terlihat tidak seperti itu.
Husni berharap kedepan bisa di kelola visi misi bersama sesuai dengan yang di rencanakan dari awal terutama partai pengusung.
Keseriusan PKS untuk mengelola pemerintahan secara bersama ini terlihat di saat isu paket Calon Bupati Halmahera Selatan 2024-2029 justru PKS lebih fokus pada komunikasi lintas partai.
Hal ini terlihat tanggapan Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba yang juga bakal Calon Bupati Halmahera Selatan justru lebih fokus pada komunikasi pada semua partai.
Tidak menutup kemungkinan pernyataan Bassam bertujuan untuk kembali mengelola Visi misi Halmahera Selatan Secara Bersama-Sama.
MS























