Halsel | Tempo Timur – Pesta Rakyat Akbar yang berlangsung lima tahun sekali sebagai momentum yang di tunggu banyak pihak, selain menjadi wadah pergantian kepemimpinan, pilkada juga menjadi panggung bagi mereka yang ingin mewakafkan waktu, tenaga dan pikiran untuk membangun Daerah melalui kompetisi pemilu.
Pemerintah telah menjadwalkan Pilkada pada November 2024 mendatang, dimana salah satunya Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara.
Menuju Pilkada pada November 2024 mendatang para calon kepala Daerah (Cakada) pun mulai bermunculan baik kalangan politisi maupun non Politisi telah di wacanakan melalui berbagai media sosial dan diskusi di setiap tempat.
Salah satu figur yang di angkat pada pekan ini adalah Ikbal Hi. Mustafa yang di dorong mendampingi Hasan Ali Bassam Kasuba pada pilkada dengan sisa waktu beberapa bulan kedepan.
Di ketahui Hasan Ali Bassam Kasuba adalah Bupati Halmahera Selatan saat ini, yang sebelumnya Wakil Bupati dari almarhum Usman Sidik, sementara Ikbal Hi. Mustafa menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Selatan.
Kedua putra terbaik Halmahera Selatan ini di nilai saling melengkapi jika menjadi pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan Periode 2024-2029.
Hal ini di sampaikan salah satu loyalis Ikbal ketika wacana figur Calon Kepala Daerah di sebuah kafe di Desa Labuha pada Sabtu, 16 Maret 2024 Dini Hari.
Menurut Sadam Hadi, Loyalis Ikbal, jika Bassam Kasuba berpasangan dengan Ikbal maka sudah tentunya pasangan ini saling melengkapi baik secara subjektif maupun objektif.
Secara subjektif, Maluku Utara pada umumnya dan Halmahera Selatan pada khususnya masih kental dengan politik identitas, maka sudah tentunya Bassam Kasuba bila di pasangkan dengan Ikbal adalah representasi dari Togale dan Makayoa.
Sementara dari sisi objektif Bassam Kasuba sebagai politisi dan Ikbal Sebagai birokrasi yang sudah tentunya saling melengkapi antara keduanya.
Namun Kata Sadam, dari kedua penilaian ini kita coba menepis dari sisi politik identitasnya sehingga tidak ada ketersinggungan bagi yang lain.
“Kami berharap kepada masyarakat Halmahera Selatan agar melihat figur yang di dorong memiliki kemampuan untuk memimpin Halmahera Selatan kedepan tidak hanya terjebak pada politik identitas” kata Sadam.
Sementara dari pantawan media ini, di sejumlah grup whatsApp beragam komentar yang positif kepada Ikbal ketika di dorong mendampingi Bassam Kasuba.
Bahkan ada yang tidak menginginkan Ikbal untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati karena di nilai Ikbal adalah anak muda yang masi bersih karirnya di birokrasi Halmahera Selatan.
Namun di lain pihak menginginkan Ikbal mendampingi Bassam Kasuba karena memiliki rekam jejak birokrasi yang bersih, komunikatif dan karismatik.
(MS)























