Money Politik Uang Meluluhlantakkan Eksistensi Rakyat 

- Penulis

Jumat, 8 Maret 2024 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

(Manuver politik uang merusak nilai-nilai estetika di kalangan masyarakat lokal)

Oleh : welinus walianggen S. Ap

Silahkan anda menilai Saya gila tetapi. Saya harus menulis apa yang Saya,alami, lihat,dengar, sentuh & rabah. Dari pada Saya tidak menulis sama sekali.

” Kebenaran yang ditulis dengan darah & air mata serta penderitaan rakyat tidak akan di hapus atau di tutupi Dengan kebohongan yang di tulis dengan tinta”. (Dr. A. G. Socrates yoman,MA)

Secara jujur sadar dan terbuka Money politics uang adalah politik kotor yang sedang di praktekan di tanah Papua.

Praktek-praktek elite kapitalisme modern sedang di mainkan di tanah Papua hal ini mencederai, merusak nilai-nilai demokrasi pasca pemilu tahun 2024 hampir seluruh tanah Papua terlihat terjadi manuver politik uang.

Negara indonesia merupakan,negara demokrasi bukan negara totaliter/otoriter yang mudah di ombang ambingkan negara indonesia bukan negara kapital tetapi negara Indonesia adalah negara demokrasi.

Nilai demokrasi indonesia hancur kerena money politik uang mengakibatkan seluruh tanah papua akan menghadapi kemunduran secara eksklusif & permanen.

Dan praktek-praktek manuver politik uang adalah politik praktis,politik paling kotor yang sedang di praktekan di atas tanah Papua uang membuat manusia papua susa melihat wajah, pikiran, perasaan dan hati seseorang hal ini merekomendasikan kita menuju papua mundur.

Setiap negara berkembang kerena pendidikan setiap daerah maju karena pendidikan bukan kerena uang, uang tidak membuat rakyat sejahtera tetapi uang selalu melahirkan diskriminasi, marginalisasi,dan manipulasi serta melahirkan konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

” Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk merubah dunia. Pendidikan adalah jendela dunia” ( Nelson Mandela).

Mengapa saya katakan demikian kerena yang sering sebut pemerintahan itu ada dua lembaga yaitu legislatif & eksekutif lebih bagus memilih pemimpin yang paham akan legislatif dan eksekutif bukan memilih pemimpin karena banyak uang.

Jika anda memilih pemimpin karena money politik uang maka andalah yang aktor perusak dan melahirkan kemunduran, ketertinggalan, kebodohan, keterbelakangan permanen sepanjang generasi mu.

Baca Juga  Agus Flores: Pentinynya Hidup Takut Kepada Tuhan Agar Bisa Bersyukur

Mari kami melihat papua secara utuh hampir semua tanah Papua menghadapi kemunduran, kemiskinan,ketertinggalan permanen masif,meluas, kolektif & terstruktur terus terjadi.

Kami suda di berikan otonomi khusus suda 20 tahun implementasi di tanah Papua namun mengapa masih saja ada angka kemiskinan, ketertinggalan, keterbelakangan, kebodohan di atas tanah Papua. marwah dari pada otsus adalah perlindungan, keberpihakan, dan pemberdayaan rakyat papua namun hal itu tidak terwujud secara secara komperhensif, intens dan maksimal.

Berapa tahun yang lalu saya suda mendeskripsikan dalam artikel saya dengan judul : “REFLEKSI 20 TAHUN OTOMI KHUSUS DI TANAH PAPUA” artikel ini saya tulis tahun 2023 lalu.

Otsus adalah sesuatu hal yang sangat signifikan bagi seluruh rakyat papua. di seluruh tanah Papua. namun mengapa Papua belum ada kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran di berbagai aspek dan segi kehidupan orang Papua itu sendiri?.

Hai para cendikiawan intelektual jangan terlena dengan situasi hari ini di tanah Papua. bangkitlah dan lihatlah tanah papua secara utuh.

Matinya intelektual papua, maka matinya bangsa dan rakyat papua, untuk itu intelektual harus menjadi analoginya di kalangan masyarakat awan demi kemajuan tanah papua.

Intelektual harus menjadi teknokrat muda yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat Papua, intelektual jangan bersifat tendensius tetapi harus tunjukan netralitas di kalangan masyarakat. Memilih pemimpin yang tepat dan paham.

Kerena tugas utama legislatif adalah membuat UU yang berlaku di Indonesia namun selain tugas utama tersebut lembaga legislatif , tugas-tugas lain yang tidak kalah pentingnya. Beberapa tugas meliputi menyusun rencana program nasional (prolegnas) serta pengawasan & anggaran.

Kerena hampir seluruh tanah Papua tidak ada pemimpin papua yang ingin membangun papua dengan hati, yang tulus, ikhlas, rela, pemaaf, dan pemersatu.

Krena manuver politik uang membuat rakyat melahirkan pemimpin yang pasif di parlemen legislatif sehingga seluruh tanah Papua menghadapi kemunduran permanen suda 20 implementasi otsus tidak berhasil karena lembaga DPR pasif.

DPR itu representasi rakyat yang harus bicara demi kemajuan daerahnya kepentingan rakyatnya tetapi bagaimana DPR hanya diam pasif di lembaga legislatif di atas penderitaan rakyatnya.

Baca Juga  Di Balik Luka, Aku Dianggap Rendah

Ini yang sering di sebut elite mematikan & membunuh rakyat sendiri secara sistematis, terstruktur masif meluas dan kolektif.

maka dari itu jangan memilih pemimpin karena bermotif uang tetapi pilihlah pemimpin yang paham dari pada fungsi legislatif dan eksekutif.

Orang yang berpengetahuan dan berpendidikan lah yang tentunya ia akan membawa perubahan perdamaian dan kemajuan di kalangan masyarakat.

Mulai hari ini pilih pemimpin yang paham. Fungsi dari pada legislatif agar trus menyuarakan hak-hak rakyat dan melahirkan (SDM) papua yang lebih banyak. Karena yang akan merubah tanah papua adalah (SDM) papua itu sendiri.

Bukan orang lain yang datang membangun tanah papua tetapi anak-anak pribumi Papualah yang akan membangun negeri ini sesuai nubuat ini.

” Diatas batu ini saya meletakan peradaban orang papua sekalipun banyak orang yang akan datang dengan penuh kepintaran, akal, budi,hikmat,makrifat tetapi mereka tidak dapat memimpin nya bangsa ini kelak akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri”. (Ishak Samuel kinje)

Untuk itu mari para kaum cendikiawan intelektual papua bangun konsolidasi hari ini untuk trus memberikan edukasi demi selamatkan tanah papua dari berbagai ketertinggalan.

banyak orang papua yang suda sekolah yang berpredikat sarjana,magister & doktor dengan meraih iptek prestasi kumulatif ( IPK ) tertinggi (cumlaude) pasca sarjana lulusan terbaik.

namun fakta di lapangan tak sebanding dengan apapun yang kita raih gelar tanpa membuat apa-apa maka sia-sialah sejauh apapun setinggi apapun yang anda raih.

Para intelektual Papua, jangan tepuk dada dengan predikatmu yang tinggi itu tanpa anda melakukan karya-karya yang inovatif,kreatif serta mengkajikan secara ilmiah tetang realitas hidup orang papua. yang dihadapi hari ini di tanah Papua. ijazahmu hanyalah selembar kertas realitas hidup orang papua tak seindah selembar kertas yang anda raih itu.

Saya merenungkan, mencermati, menganalisa dan mengamati serta menilai bahwa banyak lulusan sarjana, magister, & doktor (SDM). papua hampir 80% adalah meraka yang lulusan bayaran/instan. dan 20% adalah meraka yang meraih proses perjuangan dengan mengikuti tahapan akademik yang suda di uji dan diraih secara kualitasnya.

Baca Juga  Halmahera Selatan Terancam Pandemi Minamata

Boleh saja kita melahirkan (SDM) papua sebanyak- banyaknya. Sebanyak apapun tetapi ketika (SDM) itu tidak bermutu dan berkualitas maka secara jujur, adil, objektif,proposional dan profesional bahwa suatu ketika pesta dekorasi indonesia tiba tetap saja praktek-praktek kotor poltik praktis ini akan tumbuh subur di tanah Papua.

Benar ada kalahnya orang papua baru-baru ini ada terbukti data dari (LIPI & BRIN) menunjukkan bahwa orang papua mencapai rasio/populasi penduduk terkecil di indonesia dengan (IPK) paling terendah. Kalo datanya tercapai seperti demikian kapankah papua akan maju.

Masih saja ada praktek-praktek politik praktis di seluruh tanah papua. Memang secara sadar politik membutuhkan uang namun kami tidak melihat secara kualitas.

Hari ini pembunuhan masif terus terjadi di seluruh tanah Papua lembaga legislatif sebagai payung rakyat papua tidak pernah bersuara demi perlindungan rakyatnya pasif di perlemen legislatif. silahkan tanyakan kepada rumput ilalang yang bergoyang.

Dan sekarang siapakah yang memilih pemimpin itu?
Pastilah yang memilih adalah rakyatnya sadar anda sedang membunuh diri anda sendiri.

Ending dari manuver politik uang itu fajar keadilan di tanah Papua terus menjelang dan merujuk pada konflik horizontal & hal ini terus terjadi hampir seluruh tanah papua.

Money politik uang adalah malapetaka bagi orang papua menghilang nilai demokrasi sesungguhnya di tanah Papua.

Mari kita buat telat untuk mencegah politik kotor yang merusak nilai-nilai luhur budaya di kalangan masyarakat lokal.

Menulis adalah suatu cara untuk berbicara. Menulis adalah suatu cara untuk menyapa. Menulis adalah suatu cara untuk menyentuh anda.

Terima Kasih selamat membaca para pembaca yang mulia yang saya kasihi Tuhan Yesus memberkati anda semua.

Lambukmu Mayo kamis 7 maret 2024

Penulis :
welinus walianggen S. Ap
===========

Berita Terkait

Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua
Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek
Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami
Agus Flores Kembali Dapat Wejangan Dari Presiden ke-7 RI
Untung Ada Presiden Hebat, Mengetahui Kenapa Kapolri Kurus, Karena ini
Dalam Harmoni Alam, Lahir Kedewasaan Manusia
Pasar Remu Punya Cerita: Bersama “Bakit Air Surga”
Selamat Datang Gadis Papua Barat di Kota Sorong Papua Barat Daya

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:26 WIB

Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:29 WIB

Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:59 WIB

Agus Flores Kembali Dapat Wejangan Dari Presiden ke-7 RI

Kamis, 30 April 2026 - 12:44 WIB

Untung Ada Presiden Hebat, Mengetahui Kenapa Kapolri Kurus, Karena ini

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah: FBIM Momentum Lestarikan Budaya Murung Raya

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

You cannot copy content of this page