Halsel | Tempo Timur – Kunjungan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba ke Kecamatan Pulau Makian di Tolak Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat setempat, Sabtu, 10 Februari 2024
Dari pantauan media ini, sekira pukul 09.45 Wit rombongan Bupati Halmahera Selatan tiba lebih dulu di pelabuhan Gorup Kecamatan Pulau makian menggunakan 1 Unit Speed boat, lalu satu jam kemudian menyusul bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba Menggunakan Speed Boat milik Pemda Halmahera Selatan tiba di pelabuhan tersebut
Kedatangan Bassam Kasuba itu di nilai syarat dengan kepentingan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sehingga di tolak Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Pulau Makian
Speed Boat yang di tumpangi Bassam Kasuba ketika jauh sebelum menepi ke dermaga, suda di teriaki tolak bupati Bassam Kasuba di Kecamatan Pulau Makian
Hampir satu jam bupati Halmahera Selatan di cegat di Pelabuhan Gorup dan tidak di izinkan menginjakan kakinya di Pulau Makin dan selama itu Bassam Kasuba hanya bisa berdiri dan mendengarkan teriakan penolakan dirinya ke pulau makian lalu Bassam Kasuba Akhirnya kembali ke Speed boat dan Balik Ke Labuha
Informasi yang di himpun media ini, Kunjungan Bupati Halmahera Selatan ke Pulau makian dalam rangka sunatan masal dan pemeriksaan penyakit dalam
Dalam orasi Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Pulau Makian, alasan menolak Bassam Kasuba, Lantaran pembangunan jalan milik Pemda Halmahera Selatan yang di anggap gagal dan tidak di perhatikan, selain itu juga pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama sampai saat ini terbengkalai
Kekesalan pemuda dan mahasiswa ini juga lantaran di duga adanya intimidasi ASN dan Kepala Desa dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) Halmahera Selatan
“Kami menolak Bassam Kasuba ke pulau makian sebagai Bupati Halmahera Selatan, yang pertama : pembangunan jalan sampai saat ini tidak di perhatikan setelah di bongkar dan sudah memakan korban, yang kedua pembangunan Rumah Sakit Pratama yang sampai saat ini terbengkalai, dan yang ketiga kedatangan Bupati Ke pulau makian hanya karena momentum legislatif dan pilpres belum lagi adanya dugaan intimidasi ASN dan Kepala Desa oleh SKPD untuk menangkan salah satu partai” ucap Kordinator Lapangan Sandi Usman
Sandi menduga Kedatangan Bassam Kasuba adalah misi politik yang berkedok sunatan masal dan pemeriksaan penyakit dalam
Menurut sandi, yang mereka menunggu adalah aspal bukan sunatan, karna sunatan semua warga di pulau makian bisa buat
“Kami butuh aspal bukan sunatan, karna jalan kami sudah di bongkar lalu tidak di perbaiki dan sudak memakan korban, kedatangan Bupati adalah misi politik sebenarnya” tutup sandi
Dalam kunjungan Bassam Kasuba ke pulau makian tersebut, terlihat juga Sekda Halsel, Safiun Radjulan, Asisten I Saiful Turui dan kepala inspektorat Asbur Somadaiyo.
Penulis : MS







