Pemkab Manggarai Barat Komitmen Percepat Penurunan Stunting 

- Penulis

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo|Tempo Timur –  Sebagaimana kita ketahui bersama, masalah stunting di Kabupaten Manggarai Barat masih perlu mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan stunting menjadi satu digit dan tolak ukur untuk memberikan motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja maksimal dalam penanganan stunting di kabupaten Manggarai Barat.

“Salah satu upaya perbaikan kinerja pemerintah daerah dalam penanganan stunting adalah melalui Kegiatan Review Kinerja Tahunan Dan Penguatan Kapasitas TPPS ini. Hal ini diharapkan untuk dapat meminimalisir persoalan dan masalah yang ditemukan dilapangan”, Kata Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes, saat sambutanya, Jumat (26/01/2024).

Mengatakan, ada beberapa masalah yang kerap terjadi misalnya, rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendatangi posyandu sehingga tidak bisa memantau status gizi dan perkembangan anaknya.

Kondisi tersebut diperparah dengan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan yang dapat berdampak serius pada perkembangan janin.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, seribu hari pertama kehidupan adalah periode yang sensitif bagi kehidupan seorang anak, sebab dampak dari
pemenuhan gizi dan nutrisi lain yang tidak terpenuhi akan bersifat permanen dan tidak dapat diperbaiki. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus atas pemenuhan gizi anak”, ungkapnya

Baca Juga  Tanjungbalai Raih Terbaik II Kategori Kabupaten/Kota Penurunan Stunting

Pada periode sebelumnya hasil pengukuran Agustus tahun 2022 prevalensi kasus stunting di Kabupaten Manggarai Barat mencapai 15,09%. Setelah dilakukan intervensi dan upaya dari semua pihak diperoleh hasil pengukuran bulan Februari tahun 2023 prevalensi stunting sebesar 9%. Dan pada pengukuran bulan agustus tahun 2023 prevalensi stunting sebesar 8,2%.

Namun,diperlukan upaya yang luar biasa untuk mempertahankan, bahkan menurunkan angka prevalensi stunting tersebut.

Berdasarkan arahan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting maka target penurunan stunting dibawah satu digit tahun 2023 ini dapat tercapai. Apalagi dengan adanya kegiatan Review kinerja tahunan dan peningkatan kapasitas TPPS yang selalu rutin dilaksanakan tiap tahun maka akan mempermudah kita semua untuk mencapai tujuan bersama.

“Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mendapatkan masukan terkait dengan berbagai permasalahan dan kendala yang di hadapi di tahun ini, sekaligus merumuskan analisis situasi dengan rencana kerja terhadap program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2024”, jelasnya

Baca Juga  Pejabat Bupati Batu Bara Heri Ikuti Upacara HUT ke - 79 TNI Tahun 2024

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan perbaikan dalam perencanaan dan penganggaran baik intervensi gizi spesifik serta intervensi gizi sensitif.

Rumusan yang nantinya dihasilkan hari ini, diharapkan dapat dipadukan dengan program kegiatan yang ada di OPD masing-masing. Sehingga dapat dituangkan dalam perencanaan di tahun akan datang.

Masih banyak lagi kiat-kiat yang akan dirumuskan sekaligus akan diwujudkan dalam program Pemerintah Daerah.

Dengan harapan stunting teratasi, pembangunan berjalan dengan lancar sehingga Kabupaten Manggarai Barat memberikan sumbangsi mendorong Indonesia menjadi Negara maju.

dr. Weng menyampaikan bahwa faktor penting yang wajib diperhatikan penurunan stunting dapat tepat sasaran, adalah kualitas data. Perbaikan data stunting yang akan menjadi rujukan untuk perencanaan monitoring dan evaluasi intervensi stunting, hendaknya dilakukan dengan memperhatikan validitas dan akurasi data.

“Pengumpulan data yang baik dimulai ketika alat ukurnya sesuai standar yang ditetapkan, petugas memiliki kapasitas yang sama dan terlatih, prosedur pendataan dipenuhi, serta cakupan data dapat dikelola dan diukur”,tuturnya

Wakil BUntuk itu, saya minta ditingkat desa/kelurahan, bidan desa dan petugas gizi puskesmas bersama-sama dengan kader di masing-masing desa/kelurahan untuk melakukan penelusuran, penemuan bayi dan balita yang berpotensi stunting, yaitu Balita 2 bulan berturut-turut Berat Badan Tidak Naik, Balita dengan Gizi Buruk dan Gizi Kurang, Balita penderita penyakit kronis TBC dan Alergi, serta Balita dengan gangguan metabolisme.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Ajak Pemuda Bergerak Bersatu Membangun Daerah

Balita yang berpotensi stunting ini yang harus ditangani secara bersama, tidak hanya oleh puskesmas tetapi juga rumah sakit dengan melibatkan dokter anak.

“Kepada para Camat, saya minta untuk memfasilitasi serta mengkoordinir desa dan kelurahan. Pastikan kegiatan untuk penurunan dan pencegahan stunting di tingkat desa dan kelurahan, teralokasi lewat Dana Tranfer Desa dan dana yang dikelola kelurahan, melalui 5 paket layanan pokok yaitu: Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA); Konseling Gizi Terpadu; Perlindungan Sosial; Sanitasi dan Air Bersih serta Layanan Pendidikan Anak Usia Dini”,

“Melalui Kegiatan ini, diharapkan masing-masing stakeholder dapat mengambil perannya masing-masing, untuk bekerjasama melakukan perbaikan terhadap pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Manggarai Barat”, tutupnya.

(F.Yudal)

Berita Terkait

Pelebaran Jalan Mendesak untuk Mengurai Kemacetan dan Mendukung Pertumbuhan Kota Manokwari
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Serahkan Hadiah Kepada Lima Wajib Pajak Undian Gebyar Pajak Sumut 2026
Dinas Kehutanan Papua Barat Percepat Realisasi Dana Kehutanan Dukung Reboisasi dan Pelestarian Hutan
Pemko Siap Berkolaborasi Bersama BPPMHKP Tanjung Balai Asahan
Gubernur Papua Barat Dorong Seluruh OPD Perkuat Pembangunan Kesetaraan Gender
Wali Kota Beri Motivasi dan Semangat Kontingen Kwarcab Tanjung Balai ikuti Kegiatan JAMDASU XI Tahun 2026
Wakil Walikota Tanjungbalai Sebut Stok Beras SPHP Aman Hingga Enam Bulan Kedepan
Wali Kota Tanjung Balai dan Pengurus DPC Partai Demokrat Bahas Gerakan Indonesia ASRI

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:43 WIB

Pelebaran Jalan Mendesak untuk Mengurai Kemacetan dan Mendukung Pertumbuhan Kota Manokwari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Serahkan Hadiah Kepada Lima Wajib Pajak Undian Gebyar Pajak Sumut 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Dinas Kehutanan Papua Barat Percepat Realisasi Dana Kehutanan Dukung Reboisasi dan Pelestarian Hutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:47 WIB

Pemko Siap Berkolaborasi Bersama BPPMHKP Tanjung Balai Asahan

Senin, 13 Juli 2026 - 13:26 WIB

Gubernur Papua Barat Dorong Seluruh OPD Perkuat Pembangunan Kesetaraan Gender

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page