Korban Ledakan Gas PGN Di Eks Rumah Makan Famili Meninggal Dunia

- Penulis

Rabu, 17 Januari 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan – Seorang pria korban ledakan gas Perusahaan Gas Negara (PGN) yang terjadi di areal eks Rumah Makan Famili, Jalan SM. Raja, Kecamatan Medan Kota, akhirnya meninggal dunia. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa hari dirawat di RS Pirngadi, Medan.

Informasi meninggalnya korban yang disebut warga dengan panggilan Rahmat itu pun dibenarkan oleh polisi.

“Iya benar sudah meninggal dunia tadi pagi sekira pukul 08.10 WIB, dan dirawat sejak Senin (15/1/2024) kemarin,” kata Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambang Wahid ketika dihubungi, Rabu (17/1/2024) siang.

Bambang mengatakan pihaknya sampai sekarang belum mengetahui identitas korban. Ia juga berharap kiranya masyarakat ataupun orang-orang yang merasa bagian dari anggota keluarga korban bisa menghubungi Polsek Medan Kota (081370707050).

Baca Juga  Kabar Duka, 4 Penambang di Halsel Dikabarkan Meninggal Dunia

“Kita masih berupaya mencari identitas lengkap korban supaya bisa mencari keluarganya. Untuk saat ini korban masih belum dilakukan autopsi karena blm ditemukan keluarganya guna memperoleh persetujuan,” terangnya.

Sebelumya, warga Kota Medan dihebohkan dengan suara ledakan yang cukup dahsyat terjadi di eks Rumah Makan Famili, Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Kota, Senin (15/1/2024). Peristiwa itu disebutkan terjadi sekira pukul 02.00 WIB.

Akibat kejadian itu, bangunan eks rumah makan tersebut hancur di bagian depan dengan sejumlah kaca berpecahan. Selain itu, dampak dari ledakan bocornya gas negara itu mengakibatkan kaca salah satu showroom mobil dan hotel di depan eks rumah makan tersebut juga hancur berkeping-keping.

Baca Juga  Melayat Ke Rumah Orang Tua Personil Meninggal Dunia, Kapolres Batu Bara Berikan Setawar Sedingin

Menurut informasi dari warga yang berdomisili di dekat lokasi kejadian menyebut terdapat satu orang korban tanpa identitas dengan luka berat, di mana di sekujur tubuh korban gosong.

Ledakan itu berasal dari bocornya gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengakibatkan seorang korban mengalami luka bakar serius. Adapun titik lokasi ledakan itu masih di luar bangunan tapi masih berada di areal eks Rumah Makan Famili.

“Di belakang toko brownis (Bolu Amanda) itu ada ruangan 1×1 meter ditembok dan tertutup pakai besi. Nah, di situlah bocor regulator gasnya,” kata warga yang tak ingin menyebut identitasnya saat diwawancarai Medan Pos, Senin (15/1/2024) siang.

Baca Juga  Kadis PUTR Di Jakarta, Proyek 12 Milyar Lebih Kabupaten Batu Bara 'Babak Belur'

Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambang Wahid ketika dikonfirmasi tentang keterangan warga membenarkan kejadian itu. Katanya, untuk sementara korban ledakan gas tersebut masih satu orang karena pihaknya masih belum bisa masuk ke dalam lokasi ledakan.

“Untuk identitas korban baru diketahui nama panggilannya aja, namanya Rahmat. Kalau informasi dari warga sekitar menyebut korban orang Siantar. Sementara korban tidak mempunyai identitas. Kita dapatkan pun tasnya ditemukan tidak ada identitas,” ungkapnya.

Penulis : Red

Berita Terkait

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka
1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page