ISMAHI Sumut Soroti Tempat Maksiat Berkedok SPA

- Penulis

Kamis, 20 April 2023 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Ikatan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum (ISMAHI) Sumatera Utara (Sumut) menyoroti maraknya tempat maksiat berkedok SPA panti pijat beroperasi selama Bulan Suci Ramadhan.

Sekretaris Wilayah ISMAHI Sumut, M Fakhrulrozi, menyatakan dari hasil investigasi ada beberapa lokasi panti pijat diduga plus-plus yang beroperasi di Jalan Jamin Ginting, Jalan Sutrisno, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Denai.

Masi dalam keterangannya, Kita menduga ini lokasi spa diduga plus-plus yang tidak ditertibkan oleh aparat penegak hukum, katanya, Kamis (20/04/2023).

Fakhrulrozi menilai dari info dan data yang dikumpulkan lokasi panti pijat yang buka itu diduga para pemilik telah memberikan upeti (setoran) kepada perwira di Subdit IV Renakta Polda Sumut.

Selanjutnya, ada inisial D dan B yang infonya berkordinasi dengan perwira melati dua. Ada jabatannya di Dit Reskrimum Polda Sumut, ungkap Ismahi Sumut berencana akan membuat laporan ke Divisi Bidpropam Polda Sumut.

Karena setiap aparat penegak hukum tidak boleh memback up, apalagi disinyalir menerima upeti. Kita akan segera membuat laporan ke Propam, dan Kapolda Sumut diminta kasusnya diusut tuntas, tegasnya.

Untuk diketahui, bahwa Subdit IV Renakta Polda Sumut membidangi penanganan perempuan dan anak serta lokasi-lokasi hiburan malam termasuk SPA, panti pijat di beberapa wilayah di Sumatera Utara.

Kemudian, Kasubdit IV Renakta, AKBP Feriana Gultom, saat dihubungi menyatakan sesuai aturan dan peraturannya, seluruh lokasi SPA (panti pijat) dan tempat kusuk lulur tutup selama Bulan Suci Ramadhan.

Sesuai surat edaran dari instansi terkait, lokasi SPA dan tempat hiburan, tutup selama Bulan Ramadhan, pungkasnya.

(Tim)

Berita Terkait

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
GANESPA mendesak Gubernur Banten segera menertibkan warung liar di bantaran Setu Ciledug, Pamulang
INALUM Perkuat Pelestarian Pesisir, Tanam 15.000 Bibit Mangrove Demi Masa Depan Berkelanjutan
Pemprov Papua Barat dan Conch Group Bahas Penguatan Investasi Hijau dalam Kunjungan Strategis ke Tiongkok
Reklamasi Tambang, Koperasi Ngudi Lestari dan PT SKS Menanam 1000 Pohon
Waspada! Hujan Deras Petir Angin Kencang Serang Sumut, BMKG Peringatkan 10 Kabupaten
Jalan Sukarela Rusak, Warga Serua Indah Menjerit!
DLH Papua Barat Tekankan Integrasi Lingkungan dalam RTRW Pegunungan Arfak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:27 WIB

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:21 WIB

GANESPA mendesak Gubernur Banten segera menertibkan warung liar di bantaran Setu Ciledug, Pamulang

Senin, 27 Juli 2026 - 10:21 WIB

INALUM Perkuat Pelestarian Pesisir, Tanam 15.000 Bibit Mangrove Demi Masa Depan Berkelanjutan

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Papua Barat dan Conch Group Bahas Penguatan Investasi Hijau dalam Kunjungan Strategis ke Tiongkok

Selasa, 28 April 2026 - 21:36 WIB

Reklamasi Tambang, Koperasi Ngudi Lestari dan PT SKS Menanam 1000 Pohon

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page