Ramadhan Ke 18, Para Tokoh Alim Ulama Tanjungbalai Hadiri Buka Puasa Bersama

- Penulis

Senin, 10 April 2023 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI – Memasuki hari puasa ke 18 di bulan Ramadhan tahun 1444 H, puluhan dari para tokoh Alim Ulama di Tanjungbalai kembali menghadiri berbuka puasa bersama untuk memperkuat tali silaturahmi antara sesama tokoh agama yang pernah bergelut di kelompok radikal NII dan JI.

Berbuka puasa Ramadhan kali ini terlaksana di Jalan Lingkar Kelurahan Kapias Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai. Tepatnya di Caffe Keluarga, Minggu (9/4/2023) sekira pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Sebelum menyantap berbuka puasa mengawali sambutanya dipimpin salah satu tokoh Alim Ulama Ustadz Indra Syah mengatakan adapun tujuan utama diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memperkuan tali silaturahmi antara sesama tokoh yang pernah bergelut di kelompok radikal NII dan JI.

Dimana Ustadz Indra juga mengatakan bahwa dengan diadakannya acara tersebut dapat memupuk dan menunjukkan keakraban kita bersama.

“Kegiatan silaturahmi buka bersama yang digagas ini, juga supaya bisa lebih mempererat adanya kemitraan dan hubungan harmonis bahkan antar tokoh agama, tokoh masyarakat beserta pihak Kepolisian sehingga semuanya bisa berintegrasi secara inklusif untuk terus menciptakan lingkungan keamanan dan ketertiban masyarakat dan begitu pula antar jama’ah,” ujar Ustadz indra syah menambahkan.

Lebih lanjut dirinya juga berpesan diharapkan supaya hendaknya seluruh tokoh yang hadir ini, mampu tetap mewasadai segala bentuk tindak kejahatan termasuk penyebaran paham-paham yang sama sekali tidak sesuai dengan ajaran Pancasila karena akan sangat berpotensi memecah belah NKRI.

Terakhir diselah selah memasuki waktu berbuka puasa Ustadz indra syah menyampaikan tentang peran serta para tokoh yang hadir ini sangatlah penting karena mereka menjadi corong yang secara langsung memberikan imbauan kepada jama’ahnya yang lain untuk terus berada dijalan yang benar sesuai aturan hukum islam dan negara.

“Semoga agar kiranya mampu menjadi penggerak untuk mengajak seluruh jama’ahnya untuk tidak menyebarkan paham – paham radikalisme yang belakangan terus digencarkan oleh kelompok atau orang-orang tertentu bahkan melalui banyak sarana dakwah, dan ini harus dicegah supaya mereka tidak terus beregenerasi. Dan untuk bisa mensukseskan agenda tersebut, makanya kita menghadirkan para tokoh ditempat ini,” tutupnya.

Selanjutnya Ustadz Nurlen sebagai Ketua Majelis Taklim Silaturrahim Tj.Balai – Asahan sediki sambutanya mengatakan bahwa hari ini Tanjungbalai Asahan Fenomena intoleransi radikalisme yang mengarah pada terorisme terus berkembang karena ada yang mendakwahkannya, dan kami melihat dakwah radikal harus dilawan dengan dakwah juga.

“Maka kami mendukung Ustadz Marwan untuk terus Mendakwahkan Empat Pilar Kebangsaan guna mengikis penyebaran ideologi yang tidak sejalan dengan NKRI, dan adanya kegiatan silaturahmi buka bersama dengan sejumlah tokoh berpengaruh di tengah masyarakat Tanjungbalai dapat memperkuat semangat Ustadz marwan untuk berjuang bersama NKRI,” ungkapnya.

Diakhir sambutanya Ustadz nurlen mengatakan bahwa Pencegahan dakwah ini harus kita lakukan bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau aparat negara saja mari kita bersama-sama termasuk Ustadz Marwan menjadikan penyebar Empat Pilar Kebangsaan didalam Dakwah dikarenakan Empat Pilar Kebangsaan merupakan Dasar Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika untuk mengkikis Paham – Paham Radikalisme yang sudah berkembang di Kota Tanjung Balai ini.

Kemudian acara dilanjutkan berbuka puasa bersama dan setelah melaksanakan Sholat Magrib dilanjutkan menyantap aneka banyak menu makanan yang lezat dan minuman yang segar-segar.

Pada penutupan kegiatan ini, kepada toko Alim Ulama, Kepala Tim (Katim) dari Perwakilan Pihak Kepolisian daerah Sumut kepada jamaah yang hadir mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam acara ini termasuk juga partisipasi dalam memberikan dukungan atas program kita.

“Kami dari Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara juga sangat senang bahwa acara ini bisa digunakan sebagai ajang silaturahmi untuk memperkuat ukhwah islamiyah, mudah-mudahan dengan silaturahmi dan buka bersama ini kita akan terus menjadi manusia yang lebih baik lagi,” pungkas Katim menutup kegiatan.

(Tim)

Berita Terkait

Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Hadiri Pemasyhuran Sultan Langkat ke-XV
Tokoh Adat Melayu Batu Bara Komitmen Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba
MTQ Nasional XXXI di Semarang Bawa Pesan Damai dan Kebersamaan
Jaga Warisan Leluhur, DPRD Batu Bara Siapkan Perda Budaya Melayu
MTQ Nasional XXXI di Semarang Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang Libatkan 1.000 Peserta dari 38 Kontingen
Dato’ Mohd Zaki dan Dzuriat Kedatukan Batu Bara Tinjau Kondisi Bangunan Kubah, Penjaga Makam Sebut Rombongan Pertama Datang
Medan Tampilkan Tari Inai di Kenduri Budaya Bintan 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:59 WIB

Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Hadiri Pemasyhuran Sultan Langkat ke-XV

Senin, 14 September 2026 - 21:46 WIB

Tokoh Adat Melayu Batu Bara Komitmen Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba

Minggu, 13 September 2026 - 16:09 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang Bawa Pesan Damai dan Kebersamaan

Jumat, 11 September 2026 - 13:54 WIB

Jaga Warisan Leluhur, DPRD Batu Bara Siapkan Perda Budaya Melayu

Rabu, 9 September 2026 - 22:26 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Johansyah Salurkan Sembako untuk Tim Penanganan Karhutla Murung Raya

Rabu, 23 Sep 2026 - 01:21 WIB

DPRD Murung Raya

Rumiadi Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan KHBS di Murung Raya

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:47 WIB

DPRD Murung Raya

Rumiadi Dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Murung Raya 2025–2030

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:43 WIB

You cannot copy content of this page