Kajian Kebangasaan di Masjid Al Ikhlas Padang Sidempuan Bersama Ustadz Asrul

- Penulis

Sabtu, 23 September 2023 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Selatan | TEMPO TIMUR Pengajian diwarnai dengan Tausiah Kajian Kebangasaan di Masjid Al Ikhlas bersama puluhan masyarakat di Jalan Kemerdekaan Kota Padang Sidempuan mengikuti pengajian, Jumat (22/9/2023) sekira pukul 20.00 WIB.

Lebih lanjut, mengawali tausiah. Ustadz Asrul (Alumni Ponpes Mustafawiyah) menyebutkan bawah perlu kita ketahui bahwa radikalisme dibagi menjadi dua yaitu radikalisme sekuler dan radikalisme agama.

Radikalisme sekuler yaitu gerakan separatis yang bertujuan memisahkan diri, cara mendirikan negara yang merdeka, sedangkan radikalisme agama yaitu gerakan jihad untuk mendirikan negara, agama, daulah, atau khilafah.

“Alur gerakan terorisme dimulai dari takfir, thaghut, hijrah, jihad, isti’dad, hingga amaliyah yang berarti praktek realisasi dari apa yang telah dipelajari yang PPbisa berupa peledakan bom,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi Serap Aspirasi Warga Saat Reses di Laung Tuhup

Kemudian untuk membentengi Pemahamman-Pemahamman Radikalisme diperlukan kualitas karakter, literasi dasar, dan kompetensi. Kualitas karakter yaitu dengan mempelajari nilai religius dan nasionalisme melalui pembelajaran agama yang baik tetapi tidak meninggalkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

Sehingga bisa menjadi sosok agamis yang memiliki rasa nasionalis dengan mendorong nilai gotong royong, kemandirian, dan integritas.

“Karena biasanya kelompok Radikalisme yang berkedok pengajian Agama menganggap nasionalisme itu haram dan bertentangan dengan agama, dan untuk membentengi itu melalui literasi agama dapat dilakukan dengan mengetahui kelompok besar aliran yang ada,” sambungnya.

Lebih lanjut, dalam Menghadapi tahun politik ini, bahwa mereka kelompok radikal memvonis yang mengikuti sistem demokrasi dan ia ikut dalam pesta demokrasi, maka dia telah keluar dari Islam.

Baca Juga  Pengemudi Ojek Online Tewas Tertabrak Kendaraan Brimob Saat Demo Buruh di Jakarta

Kebencian terhadap sistem syirik dan para pelakunya serta kecintaannya terhadap Tauhid harus di tunjukkan.

Dan pancasila menurut kelompok radikal menyatakan pancasila adalah falsafah syirik, maka orang-orang yang sekedar ikut menyanyikan lagu Garuda Pancasila adalah telah keluar dari Islam, baik karena alasan basa-basi atau karena takut (kecuali dipaksa).

Meskipun dia itu benci dengan Pancasila dan para pendukungnya serta cinta kepada Tauhid dan kaum muwahhidin, karena dia mengikuti orang-orang musyrik dalam kemusyrikannya.

Selanjutnya ustadz Khairul Abdi membacakan firman Allah yang berbunyi: Sesungguhnya orang yang kembali ke belakang setelah jelasnya petunjuk bagi mereka.

“Maka Syaitan mempermudah mereka (untuk berbuat dosa) dan memperpanjang angan-angan mereka,” tutupnya. **

Baca Juga  Tersangka Maling Handphone Di Tangkap Unit Reskrim Polsek Labuhan Ruku

Berita Terkait

Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak
Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti
Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya
DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program
KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor
Gubernur, Kapolda Sumsel Setuju Melegalkan Sumur Minyak, Agus Flores ; Jangan Lupa KKS dan PCS
DPRD Murung Raya Sahkan Raperda Pengelolaan Kelompok Tani dalam Rapat Paripurna
Bupati Murung Raya Raih Penghargaan “Bupati Peduli Radio 2026”

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:58 WIB

Siap Tidak Siap, Kita Harus Siap!” Seruan Tegas dari Mimbar GPdI Bethesda Fakfak

Sabtu, 25 April 2026 - 21:47 WIB

Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara Polisi Amankan Satu Tersangka dan Sejumlah Barang Bukti

Sabtu, 25 April 2026 - 18:01 WIB

Bebie: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Harus Jadi Prioritas Utama APBD Murung Raya

Sabtu, 25 April 2026 - 17:52 WIB

DPRD Murung Raya Sahkan Ranperda Kelompok Tani, Bebie Dorong Sosialisasi dan Perluasan Program

Sabtu, 25 April 2026 - 00:10 WIB

KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page