
MANOKWARI — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya kesadaran sejarah, kemampuan menganalisis masa depan, dan tanggung jawab generasi muda dalam menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa.
Menurut Barnabas, momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami perjuangan para pendahulu sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Dalam rangka Sumpah Pemuda ini, kita harus mengambil hikmah dari perjuangan para pemuda terdahulu,” ujar Barnabas saat dikonfirmasi Jurnalis TempoTimur.com melalui WhatsApp, Kamis (29/10/2026), pukul 09.39 WIT.
Ia mengatakan, pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga mahasiswa merupakan bagian dari generasi muda produktif yang perlu memiliki kesadaran dan arah yang jelas dalam membangun masa depan.
Barnabas menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian generasi muda.
Pertama, pemuda harus memiliki kesadaran bahwa masa depan daerah, tanah air, bangsa, dan negara berada di tangan mereka. Kesadaran tersebut perlu diwujudkan melalui sikap bertanggung jawab, semangat belajar, serta keterlibatan aktif dalam pembangunan.
Kedua, generasi muda harus mampu menganalisis keadaan, baik saat ini maupun pada masa mendatang. Kemampuan tersebut penting agar mereka dapat menentukan tujuan pendidikan dan cita-cita secara terarah.
Menurut dia, pelajar perlu mulai memetakan masa depannya sejak dini. Jika ingin menjadi seseorang dengan profesi atau keahlian tertentu, mereka harus mempersiapkan diri melalui pendidikan, kerja keras, dan perjuangan yang sungguh-sungguh.
Ketiga, pemuda tidak boleh melupakan sejarah. Sejarah merupakan sumber pembelajaran sekaligus landasan moral untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
Barnabas menegaskan, semangat perjuangan generasi muda seharusnya tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga mengutamakan kepentingan umum.
Dengan memahami sejarah, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan menetapkan tujuan masa depan, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan produktif yang berkontribusi bagi kemajuan Papua Barat, bangsa, dan negara.
Penulis: Amatus Rahakbauw K










