
FAKFAK — Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman bersama Bupati Fakfak Samaun Dahlan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Baharudin La Hadalia meninjau sumur bor yang telah beroperasi di Jalan Kapten Napitupulu, Kelurahan Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Minggu (25/10/2026).
Sumur bor tersebut dibangun melalui Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih di tengah keterbatasan pasokan air yang melanda wilayah Fakfak.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan hasil pengerjaan sumur bor yang kini mulai beroperasi dan diharapkan dapat dimanfaatkan warga sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1803-01/Fakfak Lettu Inf. Basri Pelopor dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak Muhammad Said. Sejumlah warga setempat juga menyaksikan peninjauan tersebut.
Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pengerjaan sumur bor yang kini sudah dapat digunakan masyarakat.
“Alhamdulillah, untuk saat ini satu sumur sudah bisa beroperasi dan dinikmati masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wahlin, proses pengerjaan sumur bor tersebut menghadapi kendala teknis karena kondisi tanah di lokasi didominasi batu cadas yang keras. Kondisi itu menyulitkan personel TNI AD selama proses pengeboran.
Meski menghadapi tantangan tersebut, personel Kodim 1803/Fakfak terus berupaya hingga sumur bor di kawasan dalam kota Fakfak itu berhasil diselesaikan dan mulai beroperasi.
“Awalnya memang kami mengalami kesulitan karena berhadapan dengan batu cadas. Namun, berkat niat dan kerja keras anggota kami, alhamdulillah hari ini satu sumur bor di dalam kota sudah terealisasi,” kata Wahlin.
Beroperasinya sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, terutama setelah warga Fakfak mengalami keterbatasan pasokan air dalam beberapa waktu terakhir.
Pembangunan fasilitas air bersih melalui Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar.
Namun, manfaat sumur bor tersebut akan sangat ditentukan oleh keberlanjutan operasional dan kemudahan akses bagi warga yang membutuhkan air bersih.
Karena itu, sinergi TNI dan pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi juga memastikan sarana tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis: Amatus Rahakbauw K










