
FAKFAK — Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman mengajak para santri memperkuat persatuan bangsa, menjaga kerukunan, serta meningkatkan iman, ilmu, dan akhlak.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Istighotsah Kubro dan doa kebangsaan dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 di Masjid Al-Munawwarah, Kabupaten Fakfak, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Fakfak tersebut mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas.”
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Ketua DPRK Fakfak Amir Rumbouw, Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, mantan Bupati Fakfak Wahidin Puarada, Ketua MUI Fakfak Mohammadon Daeng Husen, serta tokoh agama dan masyarakat.
Wahlin menegaskan, santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadi teladan, serta berkontribusi bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar bijak menggunakan media sosial dengan menghindari hoaks dan ujaran kebencian.
Menurutnya, nilai kearifan lokal Satu Tungku Tiga Batu harus terus dijaga sebagai landasan persaudaraan, penghormatan terhadap perbedaan, dan kerukunan masyarakat Fakfak.
Ia mengajak para santri mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga lingkungan, menaati aturan, dan mengabdikan ilmu bagi kemajuan daerah.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kodim 1803/Fakfak mendorong sinergi TNI, pemerintah daerah, ulama, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk membina generasi muda serta menjaga keamanan dan kedamaian wilayah.
Penulis: Amatus Rahakbauw K.










