
NEW YORK – Upaya diplomasi Indonesia di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penanganan keamanan di Papua mendapat dukungan dari mayoritas negara anggota. Dukungan tersebut muncul dalam sesi pemungutan suara yang diikuti oleh 85 negara.
Dari hasil voting, sebanyak 54 negara menyatakan setuju terhadap kebijakan penegakan hukum yang dilakukan pemerintah Indonesia, 25 negara memilih abstain, dan 6 negara menolak. Capaian ini dinilai sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap kedaulatan Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan setelah delegasi Indonesia menggunakan Hak Jawab (Right of Reply) untuk menjelaskan situasi di Papua, termasuk aksi kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengakibatkan tewasnya tiga ASN dan seorang pengemudi sipil.
Pantauan di ruang sidang menunjukkan suasana sempat tegang saat hasil voting ditampilkan. Beberapa delegasi dari kawasan Pasifik yang selama ini aktif menyoroti isu Papua tidak memberikan tanggapan lanjutan setelah hasil diumumkan.
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa langkah penegakan hukum di Papua merupakan upaya melindungi warga sipil dan menjaga stabilitas keamanan. Diharapkan, dengan situasi yang kondusif, pembangunan dan kemajuan di Papua dapat berjalan seperti daerah lainnya di Indonesia.
Penulis : Red



