
BATU BARA — Seorang Nelayan warga Dusun lX Desa Bagan Dalam, tinggal di Dusun VI Pajak Mini, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Baru Bara mengalami luka bakar akibat terkena percikan sambaran petir saat Melaut, pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 8:00 Wib.
Korban mengatakan, saat kejadian, kondisi cuaca di laut sedang diguyur hujan disertai angin kencang. Kemudian dirinya yang berada di atas kapal tengah memperbaiki jaring atau membubul jaring yang koyak.
Tiba-tiba petir menyambar dan percikannya mengenai bagian kakinya. Akibat sambaran tersebut, alat yang digunakan untuk membubul jaring atau cuban terlepas dan jatuh ke lantai kapal.
Kemudian dengan kaki terasa kebas , dia mengaku langsung bergegas masuk ke dalam rumah kapal untuk berlindung.
Namun, tak lama berselang, petir kembali menyambar rumah kapal hingga mengalami rusak parah, dan menyebabkan korban mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, dan badan serta Pakaian yang dikenakannya juga mengalami koyak akibat kejadian tersebut.
“Setelah kejadian, sekujur badan saya terasa kebas dan kaku. Sampai saat ini pendengaran saya juga masih terganggu,” ujar Saiful kepada media ini saat di konfirmasi, Senin (14/9/2026).
Dia menambahkan dalam kondisi tersebut, dirinya bersama adiknya, Romi, kemudian mendapat pertolongan dari nelayan lain yang sedang melaut tidak jauh dari lokasi kejadian. Keduanya kemudian diselamatkan dan dibawa kembali ke daratan untuk mendapatkan pertolongan.
Kepala Desa Suka Jaya, Fahrul Rozi yang sedang berada di rumah keluarga korban membenarkan bahwa Saiful adalah warga Dusun lX Desa Bagan Dalam, dan saat ini tinggal di rumah keluarganya di Desa Suka Jaya.
Menurut informasi yang didapat hingga berita ini diturunkan belum ada dari Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara atau dinas terkait yang datang.
(Ham)









